HIV/AIDS di Ternate 2025 Tercatat 171 Kasus Turun dari Tahun Sebelumnya

HIV/AIDS di Ternate 2025 Tercatat 171 Kasus Turun dari Tahun Sebelumnya
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Fathiyah Suma (Foto:Dinkes Koter)

Spektroom - Perkembangan temuan pengidap HIV/AIDS di Kota Ternate semakin mengalami meningkat setiap tahunnya. Untuk tahun 2025 temuan kasus baru HIV/AIDS sebanyak 171 kasus baru jika dibandingkan tahun 2024 lalu sebanyak 202 Kasus baru.
Dari jumlah kasus tersebut tahun 2025 menurun dengan distribusi kasus terbanyak berdasarkan faktor resiko Adalah hubungan seksual berganti-ganti pasangan baik  hetersoseksual maupun homoseksual.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Fathiyah Suma didampingi Kabid P2P dr. Wirda Akbar kepada Spektroom Selasa (6/1/2026) mengatakan, untuk mengantisipasi peningkatan HIV/AIDS di Kota Ternate telah dilakukan kegiatan Mobile Voluntary Counseling ad Testing (VCT) rutin dilakukan dengan menyasar ke sasaran kelompok Populasi Kunci dan kelompok Risiko tinggi tertular HIV.
"Kami dalam melakukan kegiatan HIV selalu bekerjasama dengan mitra Dinkes diantaranya  KPA Kota Ternate dan LSM penggiat HIV yang ada di Kota Ternate diantaranya Yayasan Batamang Plus, Yayasan Pelangi Maluku dan PKBI Sulut. Selain kegiatan Mobile VCT Dinas Kesehatan Kota Ternate Juga bekerja sama dengan PMI Kota Ternate dalam penjarigan Kasus baru," ujar dr. Fathiyah.
Disamping itu juga melakukan kegiatan pendampingan dan penjangkauan Odhiv Loss Follow up juga rutin dilaksanakan di semua layanan serta melakukan sosialisasi di sekolah Menengan Atas, Sekolah Menengah Pertama dan di Kelompok masyarakat beresiko tinggi.
Menurutnya, juga dilakukan Pemeriksaan Viral Load (pemeriksaan virus) dilakukan pada ODHIV eligible dengan merujuk sample darah ke RSUD Chasan Boesoirie setiap bulan  dengan rata-rata Hasil tersupresi (jumlah virus menurun).
Dinas Kesehatan Kota Ternate dalam penangganan HIV/AIDS dilakukan sesuai pedoman nasional, tidak ada penangganan khusus, karena kalau penangganan khusus dikhawatirkan akan muncul stigma dan diskriminasi pada ODHIV.
Penangganan yang dilakukan yaitu dengan pemberian obat ARV kepada ODHIV oleh layanan PDP baik di 11 Puskesmas Kota Ternate maupun rumah sakit PDP. Kegiatan pendampingan dan penjangkauan Odhiv Loss Follow up (putus obat) juga rutin dilaksanakan di semua layanan.
Selain itu juga dilakukan sosialisasi di sekolah Menengan Atas, Sekolah Menengah Pertama dan di Kelompok masyarakat beresiko tinggi. Dan pemeriksaan Viral Load (pemeriksaan virus) telah dilakukan pada ODHIV eligible dengan merujuk sample darah ke RSUD Chasan Boesoirie setiap bulan dengan rata-rata Hasil tersupresi (jumlah virus menurun).

Berita terkait

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Spektroom – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu (31/1/ 2026) diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum. Festival yang akan berlangsung hingga Minggu (1/2/2026) melombakan kategori Layang-Layang Wau Kurau Jantan dan Betina, serta tambahan kategori

Salman Nurmin
Hari Primata Indonesia, Yayorin–Unas Gaungkan Edukasi Konservasi Lewat Conservation Talk

Hari Primata Indonesia, Yayorin–Unas Gaungkan Edukasi Konservasi Lewat Conservation Talk

Spektroom - Dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia, Yayasan Orangutan Indonesia (Yayorin) bersinergi dengan Lutung Forum Studi Primata Universitas Nasional (Unas) menggelar kegiatan bertajuk Conservation Talk. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, memadukan pertemuan daring melalui Zoom Meeting dan luring di Kampung Konservasi Yayorin, Pangkalan Bun, Sabtu sore (31/1/2026)

Polin, Julianto