IATPI Apresiasi Benyamin S. Award: Wadah Inovasi, Kolaborasi, dan Diplomasi Kota

IATPI Apresiasi Benyamin S. Award: Wadah Inovasi, Kolaborasi, dan Diplomasi Kota
Ketua IATPI Endra S. Atmawidjaja (foto: dok IATPI)

Spektroom — Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) menyambut dengan antusias pengumuman pemenang Benyamin S. Award 2025, sekaligus rencana kunjungan kerja luar negeri untuk tiga lurah pemenang. Komitmen ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola lingkungan perkotaan dan kapasitas kepemimpinan lokal melalui pembelajaran global.

Sebagai salah satu juri dari Benyamin S. Award 2025, Ketua IATPI Endra S. Atmawidjaja menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol prestise, melainkan sarana konkret untuk mendorong inovasi di tingkat kelurahan. Melalui kompetisi ini, lurah didorong untuk berpikir kreatif dan kolaboratif bersama warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.

“Benyamin S. Award memberi ruang bagi para lurah untuk berinovasi. Dengan kepemimpinan visioner dan partisipasi aktif masyarakat, mereka mampu menghadirkan layanan publik yang lebih baik untuk kesejahteraan, kesehatan, dan kenyamanan warganya,” kata Endra di Jakarta,Minggu ( 2/10/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan estetika lingkungan sebagai fondasi pembangunan kota berkelanjutan. Komitmen IATPI terhadap program-program yang mendorong kota hijau dan ramah lingkungan akan terus diperkuat.

Para Pemenang Benyamin Suaeb Award 2025 berfoto dgn para juri( dok IATPI)

Salah satu sorotan utama dari penganugerahan ini adalah janji Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk mengajak tiga lurah terbaik pemenang mengikuti kunjungan kerja ke luar negeri. Menurut Endra, inisiatif tersebut sangat tepat dan strategis.

Bagi Endra dan IATPI, Benyamin S. Award adalah lebih dari ajang kompetisi lokal — ini adalah wahana diplomasi dan pembangunan kapasitas. Ia berharap penghargaan ini bisa berkembang menjadi program internasional, di mana kota-kota lain di Asia atau bahkan dunia bisa ikut serta, menjadikan Jakarta sebagai inspirator perubahan kota global.

“Setiap kelurahan memiliki peran penting dalam menciptakan wajah baru Jakarta yang ramah dan manusiawi. Dengan penghargaan ini dan kesempatan pembelajaran ke luar negeri, kita tidak hanya merayakan prestasi, tetapi menyiapkan generasi pemimpin lokal yang visioner dan kompeten secara global,” ujar Endra

Berita terkait

Kasus Roy Suryo dan dr. Tifa Memanas, Prof. La Ode Husen Jelaskan Jalan Hukum Penangguhan Penahanan

Kasus Roy Suryo dan dr. Tifa Memanas, Prof. La Ode Husen Jelaskan Jalan Hukum Penangguhan Penahanan

Makassar-Spektroom: Perkembangan kasus yang menyeret nama Roy Suryo dan dr. Tifa terus menjadi perhatian publik. Di tengah menguatnya perdebatan mengenai kemungkinan penahanan maupun penangguhan penahanan terhadap keduanya, Direktur Program Pascasarjana UMI Makassar, Prof. Dr. H. La Ode Husen, S.H., M.Hum., memberikan pandangan hukum terkait mekanisme penangguhan penahanan dalam

Yahya Patta, Buang Supeno
NU Kota Sumenep Tegaskan Kemandirian Organisasi, Dorong Pengembangan Ala Tariqoh Jami’iyah

NU Kota Sumenep Tegaskan Kemandirian Organisasi, Dorong Pengembangan Ala Tariqoh Jami’iyah

Sumenep -Spektroom : Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kota Sumenep menegaskan komitmennya untuk membangun kemandirian organisasi melalui pengembangan berbasis kekuatan internal atau tariqoh jami’iyah. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Lailatul Ijtima’ yang dirangkai dengan dzikir dan doa Asyura di pelataran Masjid Nurul Muhlisin, Desa Marengan Daya,

Buang Supeno