IBITEK Gelar PKK-MB Agar Para Mahasiswa Baru Kenal Kampus dan Warga Kampus

IBITEK Gelar PKK-MB Agar Para Mahasiswa Baru Kenal Kampus dan Warga Kampus
Rektor IBITEK Dr Yanuar Bachtiar SE MSi.(Foto Junaidi/Spektroom)

Banjarmasin-Spektroom : Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKK-MB) digelar Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK), selama 4 hari. mulai Senin (31/8/2026)

Rektor IBITEK Dr Yanuar Bachtiar SE MSi menjelaskan, kegiatan ini muatannya untuk memperkenalkan seluruh komponen di lingkungan Kampus. Agar Mahasiswa baru ini, dapat mengenal Kampusnya, sehingga pada saat proses pembelajaran yang dimulai 7 September 2026 bisa berjalan dengan baik.

Suasana PKK-MB di IBITEK

"Sehingga tidak ada lagi Mahasiswa yang menanyakan di mana tempat perpustakaan, di mana bagian Akademik dan lokasi lainnya," kata Yanuar di ruang kerjanya, Senin (31/8/2026).

Dikatakannya, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturrahmi seluruh Sivitas Akademika dengan Mahasiswa baru maupun antar Mahasiswa.

"Sesuai arahan kami saat pembukaan tadi, Kami ingin menciptakan Kampus ini ramah untuk semua orang. Dan mereka merasa aman dan nyaman selama berada di lingkungan Kampus. Apalagi mulai tahun ini Kami juga menerima Mahasiswa dengan kebutuhan khusus," Yanuar menambahkan.

Yanuar menyebutkan, dengan kegiatan PKK MB tersebut, para Mahasiswa dapat memposisikan diri mereka untuk membentuk pribadi dan karakter, sehingga kedepan menjadi bagian kontribusi di dunia pendidikan yang menghasilkan lulusan yang bisa qualified (memiliki keahlian) di bidang teknologi maupun bidang bisnis.

Sedangkan Dicky Wua Pamelum, selaku Ketua Panitia Pelaksana PKK-MB di IBITEK, menyatakan, kegiatan ini menghadirkan para pemateri yang disesuaikan dengan surat edaran Kementerian Dikti Saintek yang sudah mereka terima.

Kegiatan sudah disusun dalam rundown dan pada hari ke-4 akan digelar acara keakraban sebagai upaya mendekatkan Panitia kepada para Mahasiswa baru.

"Dalam kegiatan ini dibuat materi yang mengarahkan para Mahasiswa bagaimana Mahasiswa berintegritas, juga tentang etika dalam kehidupan kampus dengan memasukkan informasi seperti bahaya narkoba dan bela negara," jelas Dicky.

Dicky menegaskan, para Mahasiswa yang mengikuti kegiatan diharapkan bukan saja sebagai Mahasiswa yang duduk dan menerima materi dan pulang. Tapi diharapkan dapat mengembangkan diri, sehingga dapat berkembang. Dengan demikian nantinya akan lahir pengusaha-pengusaha muda dari IBITEK.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti