​​IBITEK Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban, Target Sore Ini Selesai

​​IBITEK Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban, Target Sore Ini Selesai



SPEKTROOM ID – Jajaran Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK) melakukan pemotongan hewan kurban di di Halaman Belakang Gedung Kampus, Sabtu (7/6/2025).

Rektor IBITEK, Dr. Yanuar Bachtiar, SE, MSi. mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 sampai 16.00 Wita.

“Untuk pembagian daging kurban dilaksanakan bagda Zuhur sekitar pukul 13.00 wita,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, turut berhadir Perwakilan Yayasan H Roesmansyah, yang merupakan Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Yayasan.

Dalam pelaksanaannya, IBITEK memprioritaskan distribusi daging kurban ke beberapa wilayah yang dinilai membutuhkan perhatian lebih, yakni Desa Gudang Tengah, Desa Tatah Pemangkih, dan Alalak Utara.

Tak hanya itu, pihak kampus juga akan menyalurkan bantuan ke panti asuhan serta membagikan 100 paket sembako untuk dua wilayah Gudang Tengah dan Tatah Pemangkih, sedangkan Alalak Tengah disisihkan 50 paket sembako, semua ini sebagai bagian dari aksi sosial Idul Adha tahun ini.

“Selain itu, kami juga akan membagikan daging kurban kepada Warga sekitar lingkungan kampus sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur,” tambah Dr. Yanuar.

Tahun ini IBITEK melaksanakan kurban 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing.

Kegiatan tahunan ini menjadi bukti nyata komitmen IBITEK dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di kalangan civitas akademika.

Dengan semangat Idul Adha, IBITEK berharap nilai-nilai kepedulian dan solidaritas semakin kuat tertanam di tengah masyarakat.*****

Editor : Agung Yunianto

Berita terkait

Bupati Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Posko Penanganan Disiagakan di 6 Kecamatan

Bupati Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Posko Penanganan Disiagakan di 6 Kecamatan

Batusangkar—Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung sejak 13 hingga 26 Mei 2026, menyusul banjir dan tanah longsor yang melanda enam kecamatan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Penetapan status tanggap darurat tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin

Riswan Idris, Anggoro AP