Idul Adha 2026, Polda Maluku Tebar Kepedulian untuk Umat Lewat 37 Sapi Kurban

Idul Adha 2026, Polda Maluku Tebar Kepedulian untuk Umat Lewat 37 Sapi Kurban
Polda Maluku menyalurkan 37 ekor sapi kurban kepada masjid dan pondok pesantren di Kota Ambon serta Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (25/5/2026).foto Humas Polda

Ambon-Spektroom: Menyambut Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah, Polda Maluku menyalurkan 37 ekor sapi kurban kepada masjid dan pondok pesantren di Kota Ambon serta Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (25/5/2026).

Kegiatan sosial keagamaan yang dipusatkan di pelataran Masjid At-Taqwa Aspol Tantui itu menjadi simbol penguatan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial Polri kepada masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa dan warga yang membutuhkan.

Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Tobroni, S.I.K. MH, bersama para pejabat utama Polda Maluku. Dalam kesempatan tersebut, lima ekor sapi diserahkan langsung kepada perwakilan pengurus masjid dan pondok pesantren penerima bantuan.

Kapolda memberikan bantuan sapi, diserahkan langsung kepada perwakilan pengurus masjid dan pondok pesantren penerima bantuan.

Kapolda Maluku mengatakan, momentum Idul adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial, kepedulian, dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

“Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, Polri harus hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Kapolda Maluku.

Ia berharap seluruh hewan kurban yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima, terutama kaum dhuafa dan fakir miskin.

“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan umat dan seluruh elemen masyarakat di Maluku,” ujarnya.

Menurut Kapolda, kegiatan kurban yang dilaksanakan Polda Maluku juga merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis, responsif, dan hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga pada momentum sosial dan keagamaan.

Dalam kesempatan itu, Kapolda turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat utama dan personel Polda Maluku yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan hewan kurban sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lancar dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Suasana penyerahan hewan kurban berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para pengurus masjid dan pondok pesantren menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan Polda Maluku kepada masyarakat menjelang Idul adha.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Maluku ingin memastikan bahwa semangat Idul adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, tetapi juga sebagai momentum memperkuat nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong demi menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.(EM)

Berita terkait

Wagub Kepri : Menurunnya alokasi dana Desa menjadi tantangan bagi desa dalam menjalankan program pembangunan

Wagub Kepri : Menurunnya alokasi dana Desa menjadi tantangan bagi desa dalam menjalankan program pembangunan

Tanjungpinang-Spektroom - Wakil Gubernur Kepri Nyanyang menegaskan desa saat ini dituntu menjadi lebih mandiri, akuntabel dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut dikatakan wakil Gubernur Nyanyang, padaRapat Koordinasi Daerah(Rakorda) Peningkatan kapasitas aparatur dan kelembagaan Desa se Provinsi Kepulauan Riau(Kepri) di ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri Dompak Tanjungpinang

Desmawati, Bian Pamungkas
Desa Berdaya Tematik Perkuat Ekonomi dan Tekan Kemiskinan di NTB

Desa Berdaya Tematik Perkuat Ekonomi dan Tekan Kemiskinan di NTB

Mataram-Spektroom : Pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan melalui program yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dibangun melalui kolaborasi, sinkronisasi data, dan orkestrasi pembangunan yang terintegrasi hingga ke tingkat desa. Rapat koordinasi yang mengusung tema “Desa Berdaya untuk Pengentasan Kemiskinan melalui Ketahanan Pangan, Kelestarian Hutan, dan Pariwisata Kelas Dunia” tersebut menjadi bagian dari

Marsam Putrangga, Julianto
RSUP Prof Dr.I.G.N.G Ngoerah Bali jadi Wahana Pembelajaran Mahasiswa Program Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Megarezky Makassar

RSUP Prof Dr.I.G.N.G Ngoerah Bali jadi Wahana Pembelajaran Mahasiswa Program Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Megarezky Makassar

Makassar - Spektroom : Mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Megarezky melaksanakan kegiatan Residensi II di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah sebagai bagian dari proses pembelajaran lapangan untuk memahami tata kelola dan manajemen rumah sakit berbasis mutu serta akreditasi. Dalam Rilis yang diterima Senin (25/

Yahya Patta, Bian Pamungkas