Ikan Sapu Sapu Dapat Dimanfaatkan Sebagai Pupuk Tanaman
Cibinong -Spektroom: Bupati Bogor dan wakil bupati serta forkopimda fan masyarakat turun ke Situ Citatah Cibinong untuk melakukan aksi penangkapan ikan sapu sapu sekaligus membersihkan aliran sungai.
Lebih dari 200 kilogram ikan sapu sapu berhasil di tangkap hanya dalam waktu sekitar dua jam.
Kegiatan ini melibatkan komunitas Eco Enzyme Nusantara Bogor, selain itu juga dilakukan penyebaran 5.000 bibit ikan lokal aliran sungai yang disiapkan oleh Dinas Perikanan dan perternakan Pemkab Bogor guna menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
"Kegiatan tersebut bukan sekedar menangkap ikan invasif tetapi juga menjadi stimulus penyemangat bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai serta lingkungan sekitar" ujar Bupati Bogor,Rudy Susmanto (21/5/2026)
Rudy Susmanto, mengungkapkan saat turun langsung kelapangan, pemerintah Daerah juga menemukan tingginya sedimentasi dan banyaknya sampah yang menumpuk di aliran sungai. Kondisi tersebut menjadi tanggungjawab bersama untuk dibersihkan dan dirawat secara berkelanjutan.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bogor Dede Armansyah mengatakan, ikan sapu sapu yang ditangkap sebaiknya tidak dibuang maupun dikubur, melainkan dimanfaatkan kembali melalui proses pengelolaan.
"Ikan sapu sapu ini nantinya dicacah kemudian difermentasi untuk menjadi pupuk. Untuk pengelolaan tempatnya sudah disiapkan di pondok Rajeg" jelas Dede Armansyah.
Dikatakan Dede, pupuk organik tersebut nantinya digunakan sebagai nutrisi bagi pohon pohon kayu di ruang terbuka hijau di Kabupaten Bogor. Pupuk dari ikan sapu sapu tidak diperuntukkan bagi tanaman buah melainkan untuk mendukung penghijauan kawasan terbuka hijau karena memiliki kandungan protein yang tinggi
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bogor (HJB) ke-544 yang difokuskan pada isu lingkungan hidup dan pelestarian lingkungan sumber daya air.
Jelang HJB difokuskan beberapa rangkaian kegiatan terutama yang menyangkut lingkungan mulai dari sedimentasi hingga penumpukan sampah yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah hilir.