IKTD dan IKM Bengkulu Salurkan Bantuan Tunai bagi Warga Terdampak Bencana di Padang Panjang

IKTD dan IKM Bengkulu Salurkan Bantuan Tunai bagi Warga Terdampak Bencana di Padang Panjang
(Foto: Kominfo Padang Panjang)

Spektroom - Kepedulian perantau Minangkabau kembali mengalir untuk kampung halaman. Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) bersama Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Bengkulu salurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana di Kota Padang Panjang.

Penyerahan bantuan berlangsung di Posko Utama Tanggap Darurat Bencana (TDB) Markas Koramil 01/PP, Sabtu (20/12/2025), diterima Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra bersama Ketua BPBD Kesbangpol, Nofiyanti. Selanjutnya, bantuan diserahkan kepada warga terdampak dengan didampingi camat dan lurah setempat.

Sebanyak 34 kepala keluarga (KK) menerima bantuan tunai yang disalurkan IKTD, terdiri dari 26 kepala keluarga (KK) warga Padang Panjang Barat (PPB) dan delapan KK warga Padang Panjang Timur (PPT). Masing-masing KK menerima bantuan sebesar Rp500 ribu.

Ketua IKTD Bengkulu, Hubbulwaton yang hadir bersama jajaran pengurus menyampaikan, dana bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan dan iuran masyarakat perantau Minangkabau di Bengkulu yang dihimpun melalui IKTD, IKM, Bundo Kanduang IKTD, serta dukungan masyarakat lainnya.

“Kami berharap iuran dan sumbangan yang terkumpul ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kami yang terdampak bencana. Ini juga menjadi pengingat bahwa para perantau Minangkabau, di mana pun berada, selalu memiliki kepedulian terhadap ranah Minang,” ujarnya.

Wawako Allex menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian para perantau Minangkabau di Bengkulu terhadap masyarakat Padang Panjang.

“Atas nama Pemerintah Kota, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada IKTD dan IKM Bengkulu atas kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan. Bantuan ini sangat berarti dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga terdampak bencana, Anisa Putri dari Kelurahan Silaing Bawah, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah serta para donatur.

“Perhatian dan bantuan dari pemerintah sangat membantu kami. Saat ini saya dan keluarga tinggal di rumah kontrakan yang biaya sewanya dibayarkan pemerintah untuk tiga bulan ke depan. Saya ibu rumah tangga, sementara suami belum mulai bekerja kembali, sehingga untuk kebutuhan sehari-hari kami masih mengandalkan bantuan yang diberikan,” jelasnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antara pemerintah, masyarakat, dan para perantau Minangkabau. (RRE/mg/adin/shindy)

Berita terkait

Kemenkop Gandeng BNSP Siapkan Manajer KDKMP Kompeten dan Profesional

Kemenkop Gandeng BNSP Siapkan Manajer KDKMP Kompeten dan Profesional

Jakarta - Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menandatangani Naskah Skema Sertifikasi Okupasi Manajer dan Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Melalui kegiatan ini para manajer yang telah direkrut melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) memiliki kompetensi yang unggul dan profesional. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono

Nurana Diah Dhayanti
Kemenkop Berupaya Memperkuat Ekosistem Ekonomi Pedesaan Melalui Optimalisasi Peran Koperasi.

Kemenkop Berupaya Memperkuat Ekosistem Ekonomi Pedesaan Melalui Optimalisasi Peran Koperasi.

Semarang – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi pedesaan melalui optimalisasi peran koperasi. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memperluas akses pembiayaan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui skema alternatif di luar perbankan. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Deputi Pembiayaan pada Deputi Bidang Pengembangan

Nurana Diah Dhayanti
KPK Ingatkan Titik Rawan Korupsi dalam Pengadaan Sekolah Rakyat

KPK Ingatkan Titik Rawan Korupsi dalam Pengadaan Sekolah Rakyat

Jakarta - Spektroom : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kementerian Sosial (Kemensos), memperkuat sinergi pengawasan untuk memastikan program prioritas nasional, termasuk Sekolah Rakyat, berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan agar setiap rupiah anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata dan berkualitas bagi masyarakat. Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi KPK dengan

Heriyoko