Indonesia Harus Punya Visi dan Strategi Pertahanan Nasional Maritim

NAMARIN

Indonesia Harus Punya Visi dan Strategi Pertahanan Nasional Maritim
Dari kiri-ke kanan Direks Namarin Siswanto Rusdi, Priatna, Laksma TNI Salim dan Wahyono Bimarso (foto Spektroom. AA)

Spektroom - Indonesia harus mengantisipasi segala kemungkinan terburuk, penguatan armada yang sudah dilakukan menjadi amat penting. Hal itu dikemukakan Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Sekolah Komando Angkatan Laut (Seskoal), Laksmana pertama TNI, Salim pada konferensi pers awal tahun Nasional Maritim Institut (Namarin) Rabu (07/01/2025) di Jakarta.

"Ketika Indonesia mendatangkan kapal dari Turki, Inggris, Amerika, biaya pemeliharaan dan perbaikan mahal, karena tidak mempunyai visi dan strategi pertahanan nasional maritim," ujar Laksma TNI Salim.

Laksma TNI Salim sedang pemaparan

Mantan DCM KBRI Beijing, Priatna mengatakan atas jasa Menteri Luar Negeri, Mochtar Kusuma Atrmaja, berdasarkan UNCLOS tahun 1982, wilayah Indonesia bertambah hampir 4.000 kilometer, wilayah berada di laut atau dekat dengan laut. Dalam kamus besar Indonesia maritim itu adalah segala sesuatu yang berkenaan dengan laut, pelayaran dan perdagangan di laut, sedangkan aspek keamanannya tidak disinggung.

Demikian pula, sosialisasi tentang maritim belum mampu menerobos batas-batas kultural. Prianta mengajak bangsa ini mengembangkan kultur maritim yang baru dan memahami dimensi baru di ruang maritim publik dan bagaimana negara melindungi diri dari cyber war, cyber warfare yang mengerikan.

Sementara itu, ketua Himpunan Ahli Pelabuhan Indonesia, Wahyono Bimarso menjelaskan rendahnya minat masyarakat terhadap pengetahuan tata kelola maritim, manajemen maupun sistem enjinering teknik kelautan.

Berita terkait

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Malang-Spektroom : Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas saat memimpin Apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, yang digelar di halaman Rektorat kampus, Sabtu (1/5/2026). Apel berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengenakan pakaian adat daerah, mencerminkan semangat kebhinekaan

Buang Supeno
Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penguatan organisasi bukan hanya penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan dalam mengelola kebijakan negara dan memastikan setiap program berjalan efektif serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody Hanggodo saat melantik tujuh pejabat tinggi

Nurana Diah Dhayanti
Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Jambi - Spektroom: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, menggelegar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 bertema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", berlangsung di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Jambi, Sabtu (2/5/2026). Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks

Anggoro AP