Indonesia Kecam Agresi Israel ke Lebanon, Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS

Indonesia Kecam Agresi Israel ke Lebanon, Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) di Jalan Pejambon No. 6, Jakarta Pusat.

Jakarta - Spektroom : Pemerintah Indonesiai melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu ) RI mengecam keras serangan udara Israel terhadap Beirut dan berbagai wilayah di Lebanon yang telah menyebabkan banyak korban jiwa di kalangan sipil serta kerusakan fisik pada Rabu (8/4/ 2026).

"Serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional serta berisiko semakin memperburuk ketegangan regional yang membahayakan keamanan global".kata Kemlu RI dalam pernyataan resminya, Kamis (9/4/2026)

Indonesia menuntut Israel untuk segera dan secara permanen menghentikan kekerasan dan agresi di Lebanon. Indonesia juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, sesuai dengan kewajiban hukum internasional.

"Menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri secara maksimal, melakukan upaya de-eskalasi, mengedepankan dialog, serta menghindari langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi" tandasnya

Pemerintah Indonesia tetap memantau kondisi terkini di Lebanon melalui berbagai jalur diplomasi dan komunikasi internasional.

"Pemerintah belum mengambil keputusan untuk menarik pasukan Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon" ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, kemungkinan melakukan evaluasi terhadap pengiriman personel TNI dalam misi perdamaian menyusul meningkatnya eskalasi konflik yang berdampak langsung pada keselamatan pasukan penjaga perdamaian, termasuk kontingen Indonesia.

Pemerintah masih memprioritaskan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menyusul insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon.

"Hingga kini, laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait investigasi atas insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI itu belum diterima" ungkap Prasetyo

Sebagaimana diketahui, tiga prajurit TNI yang bertugas dalam misi UNIFIL gugur dalam dua insiden berbeda di wilayah Lebanon selatan. Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (29/3/2026) saat kontingen Indonesia terkena serangan artileri di sekitar Adchit Al Qusayr. Dalam insiden tersebut, Praka Dua Farizal Rhomadhon meninggal dunia.

Militer Israel mengklaim telah melancarkan serangan besar-besaran ke Beirut, Lebanon selatan hingga Lembah Bekaa, Rabu (8/4/ 2026)

Serangan itu berkaitan dengan aksi lintas batas yang dilakukan kelompok Hizbullah pada awal Maret. Situasi ini berlangsung meskipun gencatan senjata sebelumnya telah diberlakukan sejak November 2024.

Data Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat sedikitnya 112 orang tewas dan 837 lainnya luka-luka akibat serangan tersebut. Namun, Pertahanan Sipil Lebanon melaporkan jumlah korban lebih besar, yakni 254 orang meninggal dunia dan 1.165 lainnya mengalami luka.

Di tengah eskalasi tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. Ia mengaitkan hal itu dengan keberadaan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Media semi-resmi Iran,Tasnim News menyebutkan bahwa Teheran mempertimbangkan menarik diri dari kesepakatan gencatan senjata jika Israel terus melakukan serangan ke wilayah Lebanon.

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon, Pemerintah Iran menegaskan bahwa Amerika Serikat harus menentukan pilihan antara mempertahankan gencatan senjata atau melanjutkan konflik melalui dukungan terhadap Israel.

Hal itu dikemukakan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi melalui platform X, Rabu (8/4/2026)

Berita terkait

Sinergi Loka POM dan  Pemkab Blora, Siapkan Daya Saing  Global UMKM

Sinergi Loka POM dan  Pemkab Blora, Siapkan Daya Saing  Global UMKM

Blora-Spektroom : Loka Pengawasan Obat Makanan (POM),   di Kabupaten Grobogan melakukan audiensi dengan Pemerintah  Kabupaten Blora bertempat di-Ruang Rapat Wakil Bupati Blora, Rabu 15 Juli 2026. Dalam audiensi ini, Kepala Loka  POM di Kabupaten Grobogan Ronald Hatoguan Manik,  menyampaikan tupoksi Loka POM di Kabupaten Grobogan yang memiliki catchment area Kabupaten Blora,

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Ketika Polisi Menjadi Guru di Hari Pertama Sekolah: Menjaga Mimpi Murid Baru dari Ancaman Narkoba dan Perundungan

Ketika Polisi Menjadi Guru di Hari Pertama Sekolah: Menjaga Mimpi Murid Baru dari Ancaman Narkoba dan Perundungan

Pontianak-Spektroom : Di antara wajah-wajah yang masih canggung mengenakan seragam baru, tersimpan ribuan mimpi yang baru mulai dirajut. Ada yang bercita-cita menjadi dokter, guru, polisi, pengusaha, hingga pemimpin masa depan. Namun sebelum mimpi-mimpi itu tumbuh besar, ada ancaman yang mengintai: narkoba, perundungan, dan kenakalan remaja. Karena itulah, pada masa pengenalan lingkungan

Apolonius Welly, Rafles
Perkuat Sinergi Akademik, Rektor UNUKASE Terima Kunjungan Direktur Universitas Terbuka Banjarmasin

Perkuat Sinergi Akademik, Rektor UNUKASE Terima Kunjungan Direktur Universitas Terbuka Banjarmasin

Banjarmasin–Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menerima kunjungan kerja dari Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin sebagai langkah awal memperkuat sinergi dan menjajaki kerja sama Akademik antar Lembaga Pendidikan Tinggi. Kunjungan tersebut diterima oleh Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., di Gedung Serbaguna UNUKASE, Jalan A. Yani

Junaidi, Rafles
Masuk Sekolah Hari Pertama Dimanfaatkan Secara Maksimal Oleh ASN Untuk Mendampingi Putra-Putrinya

Masuk Sekolah Hari Pertama Dimanfaatkan Secara Maksimal Oleh ASN Untuk Mendampingi Putra-Putrinya

Bogor-Spektroom : Masuk sekolah hari pertama menjadi momen istimewa bagi banyak keluarga, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Kebijakan fleksibilitas kerja atau Work From Anywhere (WFA) yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sejumlah ASN untuk mengantarkan anak mereka memasuki hari pertama sekolah sekaligus mendampingi pelaksanaan Masa Pengenalan

Asmari, Rafles
ссс