Indonesia Raih 2 Gelar dari Arena Bulutangkis di Eropa
Jakarta -Spektroom : Indonesia hanya meraih 2 gelar dari 3 kejuaraan BWF World Tour yang berlangsung di Eropa selama 3 pekan beruntun. Dua gelar Indonesia dipersembahkan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti di sektor ganda putri.
Rangkaian tur Eropa yang meliputi Denmark Open, French Open, dan Hylo Open berakhir. Wakil-wakil Indonesia tidak dominan, tetapi bisa memberikan sinyal masih memiliki kekuatan untuk bersaing.
Fajar/Fikri menorehkan hasil positif pertama dari Eropa, ketika berlaga di arena Denmark Open 2026. Pasangan ganda putra peringkat dua dunia itu memastikan gelar setelah mengalahkan duet Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik 21-8 dan 21-11 pada laga final.
Salah satu andalan Merah Putih di ajang badminton tersebut bisa memikul beban sebagai satu-satunya wakil Indonesia di ajang level BWF World Tour Super 750.
Memasuki pekan kedua di Eropa, Indonesia lagi-lagi hanya punya satu wakil di partai final lewat tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah jumpa pemain tuan rumah Christo Popov pada laga perebutan gelar French Open 2026.
Ubed kalah 11-21, 21-14 dan 13-21 dari unggulan tiga tersebut, tetapi hasil menunjukkan gelagat baik untuk mendobrak ranking papan atas menyusul Alwi Farhan.
Sementara pada turnamen terakhir, di Hylo Open 2026, ada 2 wakil Indonesia di final yakni Jonatan Christie dan Tiwi/Fadia.
Jonatan gagal mempertahankan gelar setelah kalah dari wakil India Lakshya Sen 17-21 dan 10-21. Sementara ganda putri Tiwi/Fadia bisa menempati podium tertinggi menyusul sukses menundukkan unggulan pertama asal Taiwan Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun 21-18, 21-19 difinal.
Dua gelar serta 2 runner up dari 3 turnamen jadi capaian pebulutangkis Indonesia dalam perjuangan di Eropa. Selanjutnya pada November 2026 turnamen bulutangkis level top dunia bakal berlangsung di Asia yakni Korea open, Kumamoto Masters, Hong Kong Open, hingga Syed Modi International.