Indonesia Sambut Positif Redamnya Ketegangan AS-Iran, Tekankan Pentingnya Dialog

Indonesia Sambut Positif Redamnya Ketegangan AS-Iran, Tekankan Pentingnya Dialog
Kesepakatan gencatan senjata Amerika Serikat dengan Iran dimediasi oleh Pakistan ( Foto Instagram )

Jakarta - Spektroom : Inisiatif diplomatik Pakistan membuahkan hasil dengan tercapainya kesepakatan gencatan senjata bersyarat selama dua minggu antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Upaya mediasi ini sebagai langkah krusial oleh Pakistan untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Menanggapi gencatan senjata tersebut Indonesia memandang bahwa kesepakatan ini sebagai momentum penting untuk mengedepankan jalur diplomasi dibandingkan konfrontasi militer.

"Pemerintah Indonesia menyambut baik kesepakatan gencatan senjata yang telah diumumkan selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan ini mencerminkan adanya upaya dari pihak-pihak terkait untuk tetap membuka ruang diplomasi guna mendorong deeskalasi," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, dalam agenda press briefing di Kantor Kemlu, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Yvonne menekankan bahwa fokus utama Indonesia adalah aspek kemanusiaan dan perlindungan warga sipil.

Ia juga menyoroti pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, terutama terkait kebebasan navigasi di Selat Hormuz yang krusial bagi jalur logistik global dan kapal-kapal tanker.

"Indonesia akan terus mendukung setiap upaya diplomasi yang konstruktif, termasuk upaya agar gencatan senjata ini berkembang menjadi penyelesaian yang lebih permanen. Perlindungan warga sipil tetap menjadi fokus utama kita," pungkas Yvonne.

Amerika Serikat, Israel berperang dengan Iran sejak 28 Februari lalu, menyebabkan ribuan korban jiwa di wilayah tersebut, termasuk kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei

Meskipun ada gencatan senjata, beberapa kalangan menyebutkan bahwa situasi tetap rapuh karena kedua pihak saling klaim kemenangan di tengah keraguan apakah konflik akan berakhir atau hanya jeda sementara.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim kemenangan "total dan mutlak" atas Iran. AS menyatakan tujuan mereka telah tercapai dengan melumpuhkan infrastruktur militer dan nuklir Iran melalui serangan udara yang dimulai 28 Februari 2026

Gencatan senjata dengsn Iran diumumkan Presiden AS Donald Trump pada Selasa (7/4/2026) usai ia menunda membombardir situs energi Iran buntut penutupan Selat Hormuz.

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran juga mengeklaim "kemenangan bersejarah" bagi bangsa Iran. Serangan rudal ke pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz telah memberikan pukulan berat yang tidak akan dilupakan dunia memaksa AS menerima tuntutan Teheran.

Berita terkait

Jaringan Irigasi Di Bali Di Rebahilitasi  Untuk Perkuat Produksi Pangan

Jaringan Irigasi Di Bali Di Rebahilitasi  Untuk Perkuat Produksi Pangan

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi guna mendorong produktivitas pangan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Bali. Melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk

Nurana Diah Dhayanti
Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan

Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Santur, Kecamatan Barangin, pada Senin malam. Dua rumah yang terbakar diketahui milik warga bernama Jumiran dan Rahma Geni Saputra. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya Selasa pagi (21/4/2026), Wali Kota

Riswan Idris, Buang Supeno