Trending

Industri Jamu Perkuat Kontribusi Ekonomi Jawa Tengah

Industri Jamu Perkuat Kontribusi Ekonomi Jawa Tengah
Suasana produksi jamu di Pabrik Sido Muncul, Kabupaten Semarang. ( Foto Ning Biantoro)

Spektroom – Industri jamu menjadi salah satu penopang penting perekonomian Jawa Tengah seiring kuatnya kontribusi sektor industri pengolahan. Pada Triwulan III 2025, sektor ini menyumbang Rp170 triliun atau setara 33,4 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan kebijakan pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Kemudahan perizinan, penguatan investasi, serta ketersediaan sumber daya alam menjadi faktor pendukung utama.

“Kontribusi industri pengolahan, termasuk industri jamu, sangat signifikan terhadap perekonomian Jawa Tengah dan terus kami dorong agar semakin berdaya saing,” katanya, di sela Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk di Kabupaten Semarang, Jumat (23/1/2026).

Emmy menjelaskan, penguatan infrastruktur industri seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut mendorong pertumbuhan sektor manufaktur dan agroindustri di Jawa Tengah. Hal ini menjadi modal penting bagi industri jamu untuk berkembang secara berkelanjutan.

Kinerja industri jamu Jawa Tengah juga tercermin dari aktivitas ekspor yang terus berjalan. Hingga November 2025, nilai ekspor jamu tercatat mencapai 24,6 juta dolar AS atau sekitar 0,22 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Tengah.

“Produk jamu Jawa Tengah telah menembus pasar Jepang, Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan sejumlah negara Asia dengan komoditas unggulan berupa jamu tradisional dan produk herbal,” ujarnya.

Meski demikian, Emmy mengakui industri jamu masih menghadapi berbagai tantangan. Ketersediaan bahan baku berkualitas dan berkesinambungan menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditangani bersama.

Tantangan lainnya adalah pemenuhan standar internasional, inovasi produk, serta pemasaran yang semakin kompetitif. Untuk itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci penguatan industri jamu ke depan.

“Diperlukan sinergi antara industri, pemerintah, dan akademisi untuk meningkatkan kualitas, inovasi, serta perluasan pasar agar industri jamu tetap menjadi primadona,” tandasnya. (Ning Biantoro)

Berita terkait

Pemkab Manokwari Dorong Pelaku UMKM Berinovasi Dalam Olahan Hasil Pertanian & Perikanan

Pemkab Manokwari Dorong Pelaku UMKM Berinovasi Dalam Olahan Hasil Pertanian & Perikanan

Manokwari-Spektroom : Kekayaan bahan pangan lokal di Manokwari dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Manokwari mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus berinovasi dalam mengolah hasil pertanian maupun perikanan agar memiliki daya tarik dan pasar yang lebih

Anthonius Teniwut, Julianto
Wako Batam: Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya

Wako Batam: Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya

Batam–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat komitmen mewujudkan pembangunan yang inklusif dengan membuka kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menutup Pelatihan Kewirausahaan bagi Penyandang Disabilitas dan Pendampingan Kota Batam Tahun 2026 di Nagoya Hill Hotel, Lubukbaja,

Desmawati, Rafles
Investasi Bodong hingga Love Scam, Polda Kalbar Minta Warga Waspada

Investasi Bodong hingga Love Scam, Polda Kalbar Minta Warga Waspada

Pontianak-Spektroom : Kemudahan transaksi keuangan dan investasi melalui platform digital kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut, ancaman penipuan semakin beragam, mulai dari investasi bodong, pencurian data pribadi, hingga penipuan berkedok hubungan asmara. Polda Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital

Apolonius Welly, Julianto