Trending

Inflasi September Sebesar 2,17%,  Dengan Andil Terbesar Pada Kelompok Makanan, Minuman, Tembakau & Transportasi

Inflasi September Sebesar 2,17%,  Dengan Andil Terbesar Pada Kelompok Makanan, Minuman, Tembakau & Transportasi
Sekjen Kemendageri Tomsi Tohir (dua dari kiri) pimpin Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah. (Foto Capture YouTube Kemendagri)

Jakarta Pusat - Spektroom: Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman Teddy Paul H. Siagian, menyampaikan bahwa seluruh pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia telah menerbitkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).


Pernyataan tersebut disampaikan Teddy pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah yang dirangkaikan dengan Pembahasan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah. 


Rapat ini digelar secara hybrid dipimpin Sekjen Kemendageri Tomsi Tohir dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Senin (19/10/206).

"Data terbaru terkait dengan Perkada  pembebasan retribusi  PBG & BPHTB bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) hingga Oktober 2026 telah  100%, Artinya 509 Kabupaten/Kota telah memiliki Perkada." terang Teddy.

Menurut Teddy Paul H. Siagian, tahun  ini, Kementerian PKP menargetkan 206.954 unit rumah mendapatkan retribusi PBG gratis dan hingga Oktober sudah tercapai 183.121 unit,  sisanya akan dicapai dalam waktu 2 bulan kedepan.


"Sedangkan total capaian periode 2025-2026 progresnya sudah sebanyak 388.123 unit,  terdiri dari 23.599 izin tersebar di 347 Kabupaten/Kota dan 37 Provinsi.  Kami berterima kasih pada seluruh pemerintah daerah tetap bersinergi mewujudkan ini" ucapnya lagi.


Sementara diforum yang sama Direktur Statistik Harga BPS Sarpono menjelaskan inflasi tahun kalender atau Years to Date bulan September tahun 2026 sebesar 2,17%, lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi September tahun 2023 - 2025, namun lebih rendah dibandingkan inflasi year to date September tahun 2022. 

audio-thumbnail
BPS SARPONO Inflasi
0:00
/550.37

Menurut Sarpono, inflasi berdasarkan kelompok pengeluaran penyumbang andil inflasi terbesar secara year to date adalah pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta transportasi. 


"Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi dan  deflasi pada September tahun 2026 secara year-to-date,  seperti bensin, beras, kemudian minyak goreng, daging ayam ras, sigaret kretek mesin, nasi dengan lauk, dan telepon seluler,  adalah komoditas dengan andil inflasi tertinggi dan muncul sebagai penyumbang inflasi bulanan sebanyak 4-9 kali dalam 9 bulan pertama tahun 2026" ujar Sarpono Merinci.


Pada bagian lain pemaparannya, Sarpono juga mengatakan untuk beberapa komoditas seperti bawang merah, telur ayam, ras, dan cabai merah, ini menjadi komoditas dengan andil deflasi terdalam dan muncul sebagai penyumbang deflasi bulanan sebanyak 4-5 kali dalam 9 bulan pertama tahun 2026.


"Pada 3 bulan terakhir di tahun 2026 jika dibandingkan juga dengan tahun-tahun sebelumnya, secara historis, inflasi bulan Oktober pada tahun 2023 sampai dengan tahun 2025, terjadi inflasi sedangkan pada bulan Oktober di tahun 2022 terjadi deflasi" katanya lagi.


Sarpono juga menjelaskan secara historis di bulan November dan Desember pada tahun 2022 sampai dengan tahun 2025, inflasi dibulan

November lebih tinggi di bulan Oktober dan inflasi bulan Desember juga lebih tinggi dibandingkan bulan November. 



"Sehingga ini menjadi kewaspadaan kita bersama bahwa pada bulan Oktober, November, dan Desember tahun 2026 ada kecenderungan kenaikan inflasi secara bulanan" pungkasnya.(@Ng).

Berita terkait

Sambangi Joyosuran, Astrid Widayani Tampung Aspirasi Warga soal Akses Program Pemerintah

Sambangi Joyosuran, Astrid Widayani Tampung Aspirasi Warga soal Akses Program Pemerintah

Surakarta – Spektroom: Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyerap aspirasi warga sekaligus memperkuat sosialisasi program pemerintah saat menggelar Sambang Warga di Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Minggu malam (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan informasi program pemerintah menjangkau warga secara lebih

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas