INKINDO Kalteng Dorong Konsultan Adaptif Hadapi Transformasi Digital dan Regulasi Baru

INKINDO Kalteng Dorong Konsultan Adaptif Hadapi Transformasi Digital dan Regulasi Baru
Musprov XII INKINDO Kalteng dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Pangdam XXII/Tanjungpura, Polda Kalteng, Kejati Kalteng, akademisi, asosiasi profesi, serta anggota INKINDO. (Foto: MMC Kalteng)

Palangka Raya-Spektroom: Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Provinsi Kalimantan Tengah menjadi momentum penguatan sinergi antara konsultan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai.

Kegiatan yang digelar di Hotel Best Western Palangka Raya, Kamis (21/5/2026) itu mengusung tema “Transformasi Jasa Konsultasi untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Berdaya Saing Global” dengan subtema “Adaptasi Konsultan terhadap Transformasi Digital dan Regulasi Terbaru”.

Darliansjah menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Kalteng. (Foto: MMC Kalteng)

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng menyampaikan apresiasi kepada INKINDO Kalteng atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada INKINDO Provinsi Kalimantan Tengah atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan daerah yang merata dan berkeadilan hingga wilayah pedalaman membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi konsultan.

Darliansjah menegaskan pembangunan berkualitas harus didukung perencanaan matang, terukur, dan berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan pembangunan jangka pendek maupun jangka panjang.

“Kita semua adalah mitra untuk memastikan pembangunan Kalimantan Tengah berjalan berkualitas, berbasis data, tepat sasaran, menjunjung kearifan lokal, dan memiliki nilai tambah jangka panjang,” imbuhnya.

Sekjend DPN INKINDO Pusat, Imam Hartawan: penting perlindungan kepada konsultan lokal terhadap regulasi terbaru. (Foto: MMC Kalteng)

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN INKINDO Pusat, Imam Hartawan, menilai eratnya sinergi antara INKINDO dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjadi modal penting dalam memperkuat peran konsultan sebagai mitra strategis pembangunan.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap konsultan lokal, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kesiapan menghadapi transformasi digital dan regulasi terbaru di sektor jasa konstruksi dan konsultasi.

Ketua DPP INKINDO Kalimantan Tengah, Suparman, mengatakan tema Musprov XII sangat relevan dengan kondisi pembangunan saat ini, terutama karena posisi strategis Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan nasional dan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurutnya, penguatan kelembagaan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan harus terus didorong agar jasa konsultasi mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Musprov XII INKINDO Kalteng turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Pangdam XXII/Tanjungpura, perwakilan Polda Kalteng, Kejati Kalteng, akademisi, asosiasi profesi, serta anggota INKINDO dari berbagai daerah di Indonesia.(Polin-Ros)

Berita terkait

Feature :  Dari Ladang Desa hingga Gudang Bulog, Jagung Menjadi Simbol Ketahanan Pangan di Kalbar

Feature : Dari Ladang Desa hingga Gudang Bulog, Jagung Menjadi Simbol Ketahanan Pangan di Kalbar

Landak-Spektroom: Di tengah berbagai tantangan sektor pangan nasional, kisah dari pedalaman Kalimantan Barat menghadirkan gambaran tentang bagaimana ketahanan pangan dibangun dari tingkat desa. Dari lahan pertanian yang dikelola masyarakat hingga gudang penyimpanan negara, jagung menjadi penghubung antara kerja keras petani, pemerintah desa, aparat kepolisian, dan lembaga negara. Di Kabupaten Landak,

Apolonius Welly, Bian Pamungkas