Investasi Jepang di Masela, Vanath Pastikan Maluku Tak Jadi Penonton

Investasi Jepang di Masela, Vanath Pastikan Maluku Tak Jadi Penonton
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath usai menerima kunjungan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takonai Susumu di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (25/02/2026). Foto : Spektroom/Eva. M

Ambon - Spektroom : Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menegaskan Maluku tidak boleh hanya menjadi penonton dalam investasi Jepang di proyek strategis Blok Masela.
Penegasan itu disampaikan Vanath usai menerima kunjungan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takonai Susumu di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (25/02/2026).

Wagub memberikan keterangan pers terkait kunjungan Konsul jenderal Jepang Takonai Susumu di Kantor Gubernur Maliki. Foto : Spektroom

Pertemuan tersebut membahas keberlanjutan investasi Jepang yang selama ini terlibat dalam pengembangan Masela, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak Jepang.

Vanath mengatakan, pemerintah provinsi ingin memastikan seluruh investasi berjalan baik dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, proyek besar seperti Masela harus membuka ruang bagi tenaga kerja lokal serta mendorong pertumbuhan sektor pendukung di Maluku.

Selain soal investasi migas, Pemprov Maluku juga mendorong peluang kerja bagi putra-putri daerah, termasuk peningkatan kemampuan bahasa dan keterampilan sesuai standar Jepang. Pemerintah daerah meminta agar proses perekrutan memberi ruang yang adil bagi tenaga kerja Maluku.

Tak hanya itu, Maluku juga melihat peluang pasar dari kebutuhan pangan dan logistik bagi tenaga kerja maupun komunitas Jepang yang beraktivitas di daerah ini.

Vanath menekankan pentingnya peningkatan kualitas hasil pertanian dan perikanan agar mampu memenuhi standar internasional.

Ia meminta dinas terkait segera menyiapkan langkah konkret, termasuk dukungan kebijakan dan penganggaran, agar produk lokal bisa bersaing dan tidak kalah oleh pasokan dari luar daerah.

Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takonai Susumu diwawancarai di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (25/02/2026

Sementara itu, Takonai menyampaikan komitmen Jepang untuk terus memperkuat kerja sama dengan Maluku, tidak hanya di sektor energi, tetapi juga perikanan dan pendidikan.

Ia juga menyebut adanya program hibah bagi masyarakat dengan nilai hingga sekitar Rp 1 miliar per proyek untuk mendukung kebutuhan publik.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal bahwa hubungan Maluku dan Jepang tidak hanya bertumpu pada investasi besar, tetapi juga pada keterlibatan nyata masyarakat lokal dalam setiap peluang ekonomi yang terbuka.(EM)

Berita terkait

Gubernur Buka Peluang Maluku Jadi Pusat Ekosistem Keselamatan Pelayaran Timur Indonesia

Gubernur Buka Peluang Maluku Jadi Pusat Ekosistem Keselamatan Pelayaran Timur Indonesia

Jakarta–Spektroom : Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, mewakili Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Dewan Pengurus Nasional Perkumpulan Pengusaha Alat Keselamatan Pelayaran Indonesia (DPN PPAKPI) Periode 2026-2029, yang berlangsung di Ballroom GIIA Hotel, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sadali Ie, disampaikan

Eva Moenandar, Rafles
AFI Revitalisasi PAUD dan Posyandu Seroja 2, Dukung Tumbuh Kembang Anak di Bogor

AFI Revitalisasi PAUD dan Posyandu Seroja 2, Dukung Tumbuh Kembang Anak di Bogor

Bogor-Spektroom : PT AXA Financial Indonesia (AFI) melalui program AFI Berbagi bersama Yayasan Anugerah Semesta Nusantara merevitalisasi fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Seroja 2 di Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Revitalisasi tersebut ditujukan untuk mendukung akses pendidikan usia dini, layanan kesehatan dasar,

Irvan Idris Saleh, Rafles
ссс