Isak Tangis dan Kisah Pilu Warnai Penyerahan Dana Bantuan Mahasiswa UNS Terdampak Bencana Sumatera
Spektroom - Isak tangis dan rasa haru mewarnai penyerahan bantuan bagi Mahasiswa Universitas Sebelas Maret UNS Surakarta terdampak banjir Provinsi Sumatera yang diserahkan ( Rabu 24/12/2025 ) di Gedung Rektorat Kampus Kentingan.
Kisah pilu juga terungkap karena sebagian besar kehilangan tempat tinggal , putus kontak dengan keluarganya serta terhentinya kiriman uang sejak peristiwa banjir dan longsor yang terjadi akhir november .
Salah seorang mahasiswa Semester 9 Fakultas ekonomi dan Bisnis asal Tapanuli , Sriwahyuni Matondang, ditemui wartawan usai menerima bantuan dengan raut muka sedih menceritakan rumah keluarganya telah hancur total, dan sempat kehilangan kontak dengan orang tuanya selama enam hari karena putusnya jaringan komunikasi di lokasi bencana.
Meski baru saja menyelesaikan sidang skripsinya minggu lalu, Sriwahyuni memilih tidak pulang karena akses jalan menuju kampung halamannya masih terputus dengan adanya puluhan titik longsor.
Sedang dana bantuan yang diterimanya dari UNS akan dikirimkan untuk kebutuhan pangan orang tuanya yang kini masih bertahan di pengungsian.
" Bantuan ini sangat berarti akan langsung saya kirim ke orang tua untuk membeli bahan pangan, karena disana persediaan bantuan dari Bulog sudah habis dan harga pangan melambung tinggi " Tutur Sriwahyuni
Kisah pilu serupa juga dialami Putri Ruby Kohinoor, mahasiswi Fakultas Hukum UNS asal Medan , Meski rumahnya tidak mengalami kerusakan separah di Tapanuli Tengah, namun banjir setinggi paha orang dewasa telah merusak barang-barang rumah tangga dan melumpuhkan sektor pekerjaan orang tuanya.
Yang cukup memprihatinkan kiriman biaya hidup untuknya selama menempuh pendidikan di Solo juga terhenti selama dua bulan terakhir.
" Dampak yang paling terasa pekerjaan orang tua terganggu, sehingga belum bisa membayar kos selama dua bulan.bantuan dari UNS akan saya gunakan untuk melunasi tunggakan kos tersebut" Ujar Putri
Dengan Kondisi keluarga terdampak bencana di Provinsi Sumatera yang belum stabil dan sebagian masih di pengungsian itu, UNS akan terus memantau perkembangan guna memastikan keberlanjutan bantuan jika diperlukan.
Dana bantuan yang diserahkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS Prof Dody Ariawan total sebesar 54 juta rupiah kepada 54 mahasiswa dimana masing masing mahasiswa menerima Rp 1.000.000,- serta ditambah Rp1.200.000,- dari pemerintah untuk tahap awal diberikan sebanyak 3 kali