Trending

Jaga Kelestarian Lingkungan, Bupati Situbondo Ajak Warga Tanam Pohon

Jaga Kelestarian Lingkungan, Bupati Situbondo Ajak Warga Tanam Pohon
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat kegiatan penanaman pohon di Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Rabu (22/4/2026). (Foto Diskominfo Situbondo)

Situbondo-Spektroom : Resiko banjir dan tanah longsor selalu mengancam saat kelestarian lingkungan terganggu dan mengabaikan keseimbangan alam. Karena itu Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengajak masyarakat menjadikan penanaman pohon sebagai gerakan bersama demi menjaga kelestarian lingkungan dan menekan risiko banjir. Hal itu disampaikan saat kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi Internasional di Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Rabu (22/4/2026).

“Menanam pohon, harapannya kita merawat bumi. Apalagi Situbondo sudah beberapa kali kena banjir. Secara teori paling dasar, banjir itu karena hutan gundul,” ujar Rio.

Ia menegaskan, upaya ini bukan sekedar program pemerintah, melainkan gerakan kolektif yang harus tumbuh dari kesadaran masyarakat.

“Ini bukan soal Rio atau siapa-siapa, tapi komitmen kita terhadap alam. Kita hidup dari alam, maka harus memberi kembali kepada alam,” tegasnya.

Rio berharap gerakan menanam pohon dapat terus berlanjut, tidak hanya selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, kebijakan saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan lingkungan tanpa keterlibatan aktif masyarakat.

“Kebijakan itu kecil ukurannya. Ini harus jadi gerakan yang ada di alam bawah sadar masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Situbondo, Sandy Hendrayono, mengatakan penanaman pohon akan dilakukan secara berkelanjutan, disertai evaluasi dan penyulaman bagi tanaman yang tidak tumbuh.

“Hari ini penanaman dimulai dan akan terus berlanjut. Kalau ada yang mati, kita lakukan penyulaman. Kita juga sudah bekerja sama dengan Perhutani untuk perawatan,” ujarnya.

DLH mencatat, dalam waktu kurang dari satu bulan, pihaknya telah menghimpun sekitar 20 ribu bibit pohon dari berbagai sumber, termasuk CSR perusahaan dan organisasi perangkat daerah (OPD).

Bibit tersebut diperkirakan mampu menjangkau area sekitar 20 hektare dan akan ditanam di sejumlah titik rawan banjir seperti Tambak Ukir, Mlandingan, Bungatan, hingga kawasan Jatibanteng yang berbatasan dengan Banyuglugur.

“Lokasi yang dipilih memang daerah gundul dan rawan longsor serta banjir,” jelas Sandy.

Jenis tanaman yang ditanam juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah. Untuk daerah aliran sungai, digunakan tanaman seperti trembesi, bambu, dan ketapang, sementara di wilayah lain disesuaikan dengan permintaan warga, termasuk tanaman buah maupun kayu seperti sengon.

“Tujuannya agar masyarakat ikut merawat. Kalau sesuai kebutuhan mereka, tingkat keberhasilan tanaman juga lebih tinggi,” pungkasnya.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP