Jajanan Jadul " Lentho " Tidak Disukai Gen Z, Tapi Digemari Generasi Golden Old

Jajanan Jadul " Lentho " Tidak Disukai Gen Z, Tapi Digemari Generasi Golden Old
Jajanan Jadul Yang Rasanya Gurih dan Renyah Di Luar Tapi Empuk Didalam Ini Tidak Disukai GeN Z Tetapi Digemari Generasi Golden Old ( Sabtu, 24/01/2025, Spektroom )

Spektroom - Jajanan Jadul khas Jawa " Lentho " semakin terpinggirkan, bahkan Gen Z hampir tidak mengenal apalagi menyukai.

Dari pantuan Spektroom ( Sabtu, 24/01/2025 ) ke beberapa pedagang jajanan di Pasar Jongke Solo mengaku peminatnya semakin sedikit kalaupun ada dari kalangan generasi tua.

Salah seorang penjual Tarni menuturkan jajanan lentho yang juga dapat untuk lauk itu pembelinya lebih banyak dari kalangan tua bahkan dalam sehari hanya mampu terjual 20 sampai 35 buah, meski harganya cukup murah berkisar Rp 1.500,- hingga Rp 2.500,-.

" jane bisa buat banyak tapi pembeli sedikit ming dari orang orang tua sehari ndak mesti kadang 35 habis kadang ya nyiso hanya laku 20 biji." Tutur Tarni.

lentho rasanya renyah diluar dan empuk didalam itu sebenarnya cukup nikmat untuk teman minum teh maupun lauk saat makan sayur lodeh atau nasi rawon, tetapi ternyata jajanan jadul itu tidak disukai gen z tetapi digemari generasi golden old yang rata rata berkelahiran tahun 50 an hingga 70 an.

Salah satu penyuka Lentho, Ny Tri yang berusia 80 tahun menyampaikan sampai sekarang sering kangen jajanan letho yang cara membuatnya dengan cetakan genggaman tangan itu,bahkan rasa dan aroma bumbu kencur dan daun jeruk purut dipadu parutan singkong dan kelapa itu menjadi lentho memiliki cita rasa gurih dan renyah.

" Rasa nya gurih bikin kangen jajanan jadul ini, kalau dulu waktu muda masih sering buat sendiri, sekarang ya beli tapi sudah jarang yang jual, kalau pengin banyak kudu pesen" Tutur Ny Tri.

Bertolak Belakang dengan Ny Tri, keponakannya yang merupakan Gen Z Rachma jarang sekali menyantap Lentho, bahkan hampir tidak mengenal. Menurut gadis kelahiran Tahun 1998 lentho memiliki rasa yang aneh di lidahnya.

" Rasa aneh gimana githu, lagian klo digigit agak keras.juga bikinnya ribet banget" Kata Rachma.

Lentho jajanan jadul yang berbahan dasar tepung tapioka atau singkong diparut dicampur kelapa, ditambah kacang tolo atau kacang tanah dipadu bumbu bawang merah, putih, mrica, kencur daun jeruk , tumbar dan garam kemudian di goreng ini boleh dikata hampir punah karena tidak disukai Gen Z, meski masih digemari generasi golden old. ( Murni P )

Berita terkait

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Jakarta–Spektroom : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum pejabat Badan Gizi Nasional periode sebelumnya dalam kasus penyaluran dana ke ratusan rekening bermasalah pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan tersebut muncul setelah BGN menemukan 414 rekening fiktif dan rekening ganda dalam proses verifikasi nasional terhadap

Rafles
Gubernur Maluku  Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Gubernur Maluku Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Jakarta-Spektroom : Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku terhadap masyarakat Maluku di perantauan, khususnya yang berada di Jakarta, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyalurkan santunan kepada korban bentrok yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta, Kamis 30 Juli 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Maluku di Jakarta, Saiful Indra

Eva Moenandar, Rafles
Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen penuh untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik dengan menghindari segala bentuk dan praktik korupsi. Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang baik. Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Anti Korupsi Kementerian Koperasi

Nurana Diah Dhayanti
ссс