Jalur Mudik Lampung  Disiapkan Sebagai Gerbang Utama Sumatera

Jalur Mudik Lampung  Disiapkan Sebagai Gerbang Utama Sumatera
Jalan nasional Lampung telah disiapkan untuk mudik lebaran ( bpjn lampung)

Jakarta - Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan jalan nasional serta meningkatkan kesiapsiagaan infrastruktur guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Provinsi Lampung yang menjadi gerbang utama mobilitas masyarakat menuju Pulau Sumatera.

Lampung memiliki peran strategis dalam sistem konektivitas nasional karena menjadi pintu masuk utama dari Pulau Jawa ke Sumatera maupun sebaliknya melalui Pelabuhan Bakauheni.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan jaringan jalan nasional dalam kondisi mantap agar perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

"Dengan dukungan jalan nasional yang mantap serta koordinasi lintas sektor, kami berharap mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran dapat berlangsung lancar,” kata Menteri Dody dalam siaran pers nya Minggu malam (15/3/2026)

Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menargetkan kondisi zero pothole atau bebas lubang pada jalur mudik utama di Provinsi tersebut. Hingga saat ini penanganan lubang jalan pada koridor jalur mudik utama di Lampung telah dilakukan pada lebih dari 6.800, sehingga kondisi jalan diupayakan mencapai zero pothole.

Sejumlah koridor utama yang dapat digunakan pemudik menuju Sumatera Selatan dan wilayah lainnya  Jalan antara lain Jalan Tol Bakauheni–Pematang Panggang sepanjang 253 km, Jalan Lintas Timur Sumatera sepanjang 285,18 km melalui Lampung Timur hingga Pematang Panggang, serta Jalan Lintas Tengah Sumatera sepanjang 318,47 km yang melintasi Kota Bandar Lampung hingga Way Kanan.

Bagi pemudik yang menuju Kota Bandar Lampung tersedia dua alternatif perjalanan, yakni melalui Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dengan pintu keluar Tol Itera KM 78 atau melalui Jalur Lintas Tengah Sumatera melalui Kalianda dengan jarak tempuh sekitar 87 km.

Selain perbaikan kondisi jalan, BPJN Lampung juga menyiapkan tim siaga dan peralatan berat di sejumlah titik strategis untuk memastikan setiap gangguan lalu lintas yang bersifat mendesak dapat segera ditangani sehingga arus kendaraan menuju pelabuhan maupun ke wilayah Sumatera lainnya tetap terjaga.

Sejumlah lokasi rawan longsor, banjir, kemacetan, dan kecelakaan juga telah diidentifikasi di sepanjang jaringan jalan nasional di Lampung. Sebagai langkah mitigasi, Kementerian PU menyiapkan Disaster Relief Unit (DRU) di titik-titik rawan bencana, memasang rambu peringatan keselamatan, serta meningkatkan kegiatan pemeliharaan rutin seperti pembersihan drainase dan pengendalian vegetasi di ruang milik jalan.

Untuk mendukung kelancaran arus menuju Pelabuhan Bakauheni, pengelola Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar juga menyiapkan skema pengaturan lalu lintas berupa delay system di beberapa rest area, antara lain KM 87B, KM 49B, KM 33B, dan KM 20B. Sistem ini bertujuan mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan.

Berita terkait

Putra Putri Pemkab Bogor Tampil Memukau di Summerfest XXIII Hungaria dan 25th Interetno Festival Serbia

Putra Putri Pemkab Bogor Tampil Memukau di Summerfest XXIII Hungaria dan 25th Interetno Festival Serbia

Bogor-Spektroom:Putra putri terbaik Kabupaten Bogor kembali membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Bergabung dalam grup LUCI dan SSI (Studio Seni Indonesia), delegasi asal Kabupaten Bogor tampil diSummerfest XXIII di Hungaria dan 25th Interetno Festival di Serbia,memukau sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia dalam ajang festival budaya di

Asmari, Nurana Diah Dhayanti
Pemko Batam terus Perbaiki Kualitas Fasilitas Umum untuk Menjawab Persoalan yang Dihadapi Masyarakat

Pemko Batam terus Perbaiki Kualitas Fasilitas Umum untuk Menjawab Persoalan yang Dihadapi Masyarakat

Batam-Spektroom : Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau sejumlah titik penanganan banjir dan infrastruktur jalan di Kota Batam. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana sekaligus menjawab persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat. Salah satu lokasi yang ditinjau berada di Drainase Jalan S.

Desmawati, Rafles
ссс