JCH Maluku Utara di Madinah Sehat, Fokus Persiapan Hadapi Puncak Haji di Armuzna
Ternate-Spektroom : Kondisi Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku Utara yang tergabung dalam Kloter 13 dan 15 dilaporkan dalam keadaan sehat selama berada di Madinah. Para jemaah kini terus mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku Utara, H. M. Zaber Wahid, kepada Spektroom, Jumat (15/5/2026), mengatakan berdasarkan laporan dari Madinah, seluruh jemaah dalam kondisi baik meski terdapat beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan.
“Sampai saat ini sesuai informasi dari Madinah kondisi JCH dalam keadaan sehat. Ada jemaah yang mengalami sakit ringan seperti kelelahan dan usia lanjut dapat ditangani oleh tim kesehatan kloter ataupun dari embarkasi sehingga tidak ada yang mengkhawatirkan,” ujar H. Zaber Wahid.
Menurutnya, para jemaah terus mendapatkan pendampingan dan bimbingan dari pembimbing ibadah di masing-masing kloter agar siap menjalani seluruh rangkaian ibadah haji, khususnya saat berada di Armuzna nanti.
Ia juga mengingatkan para ketua kloter dan pembimbing ibadah untuk terus mengedukasi jemaah agar menjaga kondisi fisik mengingat suhu di Madinah cukup panas dan berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia.
“Para jemaah agar dapat melaksanakan salat di hotel saja jika kondisi tidak memungkinkan, apalagi suhu di Madinah cukup panas, sehingga kondisi kesehatan tetap terjaga,” katanya.
H. Zaber Wahid mengungkapkan, tiga hari sebelumnya sempat terdapat dua jemaah asal Maluku Utara dari Kloter 13 yang dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi akibat kondisi kesehatan menurun. Namun, keduanya kini telah pulih dan kembali bergabung bersama rombongan jemaah lainnya.
“Alhamdulillah sudah sehat dan telah bergabung kembali dengan jemaah Maluku Utara lainnya,” ucapnya.
Ia pun mengajak seluruh keluarga jemaah dan masyarakat Maluku Utara untuk terus memberikan doa dan dukungan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rukun haji, serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.