Jelang Hari Olahraga Nasional Pemkot Depok Gelar Festival Olahraga Tradisional Pelajar SD
Depok-Spektroom : Sebanyak lima cabang olahraga dipertandingkan dalam Festival Olahraga Tradisional Pelajar SD Tingkat Kota Depok 2026. Permainan tradisional yang diperlombakan, meliputi Terompah, Enggrang, Hadangan, Dagogan, dan Sumpitan.
Secara resmi kompetisi tersebut resmi dibuka pada oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto.kamis (3/8/2026)
Festival Olahraga ini diselenggarakan selain dalam rangka peningkatan kesehatan dan kebugaran, juga sebagai pelestarian budaya bangsa.

Salah satu tujuan dari diselenggarakannya festival olahraga tradisional pada hari ini tentu saja dalam rangka melestarikan salah satu budaya bangsa,festival tersebut berlangsung di Stadion Mini Sukatani Kecamatan Cimanggis Depok.
"Olahraga tradisional termasuk dalam warisan atau budaya leluhur.Aktivitas fisik tersebut memuat unsur keterampilan, ketangkasan, dan kerjasama tim yang hendak diwujudkan sebagai manfaat dari kegiatan ini." Ujar Kadis Pemuda,Olahraga,Jebudayaan dan Pariwisata Pemkot Depok,Eko Herwiyanto
“Olahraga tradisional merupakan aktivitas fisik yang merupakan warisan leluhur atau budaya leluhur yang mengandung unsur keterampilan, ketangkasan, kemudian juga sarat dengan kerjasama tim,” Kata Eko.
Memasuki bulan September, Disporyata Kota Depok mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan tingkat Kota Depok dalam rangka menyambut Hari Olahraga Nasional di tanggal 9 September mendatang, salah satunya adalah Festival Olahraga Tradisional ini.
"Eko menjelaskan, nantinya para juara dari lima cabang olahraga dalam kompetisi olahraga tradisional ini akan melanjutkan pertandingan di tingkat Provinsi Jawa Barat mewakili Kota Depok."Jelas Eko
Para juara-juara dari lima cabang olahraga kali ini akan mewakili kota Depok dalam rangka seleksi invitasi tingkat Provinsi Jawa BaratBarat.
Kompetisi ini menjadi upaya pemerintah dalam memberikan anak-anak makna untuk merasakan sensasi olahraga tradisional.Kegiatan ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk dapat memanfaatkan waktu secara produktif dan mengurangi ketergantungan pada gadget.
"Ini sebagai salah satu upaya kita juga supaya mereka melupakan gadgetnya, sesaat mereka melupakan game onlinenya, dan kembali mencoba merasakan sensasinya olahraga tradisional,” ungkapnya.
Eko pun memberikan semangat kepada seluruh atlet untuk tetap menjaga sportivitas, daya juang, dan semangat hingga kompetisi di tingkat Provinsi mendatang.
"Mudah-muldahan kalian terpilih menjadi duta-duta kota Depok yang akan mewakili pada tingkat provinsi yang akan datang," pungkasnya."