Jembatan Permanen Kruweng Tingkeum Mulai Dibangun Minggu Ketiga Januari 2026

Jembatan Permanen Kruweng Tingkeum  Mulai Dibangun Minggu Ketiga Januari 2026
Jembatan Bailey sementara yang sudah uji coba dan diresmikan ( spektroom/ dd)

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memastikan konektivitas pada Ruas Jalan Kota Bireuen – Batas Bireuen/Aceh Utara setelah Jembatan Krueng Tingkeum/Kuta Blang sempat terputus akibat bencana banjir bandang di Provinsi Aceh.

Setelah selesai ditangani secara darurat dengan pemasangan Jembatan Bailey dan telah dibuka secara fungsional sejak 27 Desember 2025, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh tengah menyiapkan penanganan permanen Jembatan Krueng Tingkeum dengan membangun jembatan duplikasi. Konstruksi jembatan permanen rencananya akan dimulai pada 20 Januari 2026.

Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU telah memasang Jembatan Bailey sepanjang 63 meter pada bentang yang rusak untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Jembatan Bailey tersebut telah berfungsi sejak 27 Desember 2025, sementara jalur alternatif Awe Geutah telah lebih dahulu difungsikan sejak 18 Desember 2025.

Kepala BPJN Aceh Heri Yugiantoro menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan salah satu infrastruktur strategis penghubung utama antarwilayah. Kementerian PU telah memprioritaskan penanganan permanen jembatan tersebut dengan penugasan kepada penyedia jasa BUMN.

Tahapan awal pekerjaan permanen telah dimulai, meliputi pembebasan lahan, pemindahan utilitas dan tiang listrik, serta persiapan pekerjaan pemancangan. “Apabila tidak ada kendala, khususnya terkait distribusi material, pemancangan perdana jembatan permanen direncanakan mulai dilaksanakan pada 20 Januari atau minggu ketiga Januari 2026,”kata Heri Yugiantoro.

Jembatan eksisting memiliki panjang total 120 meter dengan tiga bentang dan struktur gelagar baja, yang dibangun pada tahun 2017. Jembatan ini mengalami kerusakan dan terputus akibat banjir pada 26 November 2025.

Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU telah memasang Jembatan Bailey sepanjang 63 meter pada bentang yang rusak untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Jembatan Bailey tersebut telah berfungsi sejak 27 Desember 2025, sementara jalur alternatif Awe Geutah telah lebih dahulu difungsikan sejak 18 Desember 2025.

Keberfungsian kembali jembatan ini disambut positif oleh masyarakat dan pengguna jalan. Salah seorang pengguna jalan,Abdullah (45), mengaku bersyukur dengan dibukanya kembali akses tersebut.

“Alhamdulillah sekarang sudah bisa lewat lagi. Aktivitas kami jadi lancar, tidak perlu memutar jauh. Kami sangat berharap jembatan permanennya bisa segera selesai supaya lebih aman dan nyaman,”ujar Abdullah kepada Spektroom ,Selasa (13/1/2026).

Berita terkait

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Spektroom – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu (31/1/ 2026) diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum. Festival yang akan berlangsung hingga Minggu (1/2/2026) melombakan kategori Layang-Layang Wau Kurau Jantan dan Betina, serta tambahan kategori

Salman Nurmin