Trending

Jember Guncang Sore! 200 Pegawai Dispendik Serbu JSG, Hidupkan Spirit GBK ala Kota Tembakau

Jember Guncang Sore! 200 Pegawai Dispendik Serbu JSG, Hidupkan Spirit GBK ala Kota Tembakau
ASN Dinas Pendidikan Pemkab Jember Osma di JSG (Foto Diknas)

Spektroom – Sekitar 200 pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Jember mengguncang Jember Sport Garden (JSG) dengan semangat olahraga dalam agenda Olahraga Sore Bersama (Osma), Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini menjadi wujud konkret dukungan Dispendik terhadap gagasan inovatif Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang baru saja melaunching konsep JSG sebagai pusat aktivitas olahraga ala Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, memimpin langsung jalannya kegiatan. Atmosfer penuh energi terlihat saat para pegawai senam dan mengikuti berbagai aktivitas olahraga di kompleks JSG. Turut hadir meramaikan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Edy Budi Susilo, yang menunjukkan antusiasme tinggi menyambut rombongan Dispendik.

“Osma ini bukan sekadar olahraga, tapi gerakan menghidupkan JSG seperti halnya GBK yang selalu ramai setiap sore. Kami ingin Jember punya pusat kehidupan olahraga yang membanggakan,” ujar Hadi Mulyono.

Hadi Mulyono Kadiknas Jember Osma di JSG (Foto Diknas)

Sebelumnya, Pemkab Jember melalui program Pro Gus’e resmi melaunching Osma JSG sebagai ajakan terbuka bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk rutin berolahraga di sore hari.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan bahwa JSG harus menjadi ikon kebugaran dan kebanggaan warga, sebagaimana GBK di Jakarta.

“Kalau Jakarta punya GBK, Jember punya JSG. Setiap sore kita akan gunakan tempat ini untuk olahraga bersama,” tegasnya.

Fawait juga mengajak seluruh ASN sampai masyarakat umum untuk hadir di JSG sebagai bagian dari gaya hidup sehat baru warga Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait (pakai kopiah hitam) saat launching Osma di JSG (Foto Dispora Jember)

Tak hanya fokus pada sektor olahraga, Osma JSG juga diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dengan terbukanya peluang usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk menjajakan produk kepada para pengunjung.

“Ini bukan hanya gerakan sehat, tapi juga peluang ekonomi. UMKM akan hidup, ekonomi rakyat bergerak,” pungkas Fawait.

Dengan semangat yang kian menyala, JSG kini bersiap menjelma menjadi pusat kebugaran, rekreasi, dan denyut baru ekonomi sore hari bagi masyarakat Jember.(Budi S)

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP