Jelang Musorprov KONI Jawa Timur Pendaftaran Ditutup, Hanya Satu Calon Ambil Formulir Ketua KONI Jatim

Jelang Musorprov KONI Jawa Timur Pendaftaran Ditutup, Hanya Satu Calon Ambil Formulir Ketua KONI Jatim
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Caketum KONI Jatim. Foto / KONi Jatim

Spektroom - Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI Jawa Timur resmi menutup tahapan pengambilan formulir pendaftaran pada Selasa, 18 November 2025.

Sejak dibuka pada 14 November hingga ditutup pukul 15.00 WIB, hanya satu bakal Calon yang mengambil Formulir, yaitu petahana Muhammad Nabil.

Menurut Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Caketum KONI Jatim, RB Zainal Arifin, sebelum proses pengambilan Formulir dimulai, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh Anggota KONI Jatim pada 12 November 2025 atau 22 hari sebelum pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi ( Musorprov ) KONI Jatim pada 4 Desember 2025.

Sosialisasi tersebut mencakup pelaksanaan Musorprov , tahapan penjaringan dan penyaringan, serta pembukaan proses pendaftaran.

“Kami sudah membuka peluang secara terbuka, namun sampai batas akhir pengambilan Formulir hanya ada satu Bakal Calon yang mengambil atas nama Muhammad Nabil,” kata Zainal.

Sesuai ketentuan, formulir pendaftaran harus diambil langsung oleh Bakal Calon. Selanjutnya, Calon wajib memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

Dalam persyaratan tersebut, terdapat beberapa poin utama, salah satunya dukungan minimal 1/3 dari jumlah KONI Kabupaten /Kota serta 1/3 dari unsur Pengprov Cabor.

“Untuk KONI Kabupatennya /Kota minimal 10 dari 38 Daerah, serta minimal 20 surat dukungan dari total 75 Pengprov Cabor Anggota KONI Jatim,” ujarnya.

Setelah penutupan pengambilan Formulir, KP mulai membuka proses pengembalian Formulir pada 19 – 21 November 2025.

Setelah itu, penyerahan dukungan KONI kabupatennya / Kota dan Pengprov Cabor berlangsung pada 22 – 27 November 2025. Proses Verifikasi dan Validasi Administrasi bakal Calon dijadwalkan pada 28 – 29 November 2025.

Usai tahap Verifikasi dan Validasi, bakal Calon akan ditetapkan sebagai Calon pada 1 Desember 2025 sebelum hasil penjaringan dan penyaringan dipaparkan dalam Musorprov KONI Jatim.

“Selanjutnya proses akan berjalan dalam Musorprov yang dipimpin oleh Pimpinan Sidang dan dibahas bersama peserta Anggota KONI Jawa Timur," Pungkas Zainal.

Musyawarah Olahraga Provinsi ( Musorprov ) KONI Jawa Timur akan digelar pada 4 Desember mendatang dengan agenda pemilihan Ketua Umum KONI Jatim untuk periode 2026 -2030. (Agus Suyono)

Berita terkait

Empat Dosen UNUKASE Lolos Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 Paragon

Empat Dosen UNUKASE Lolos Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 Paragon

Banjar-Kaksel–Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak empat Dosen UNUKASE berhasil lolos sebagai peserta Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 yang diselenggarakan oleh Paragon. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Dosen UNUKASE dalam meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Inspiring Lecturer

Junaidi, Bian Pamungkas
Pemkab Mimika Lakukan Koordinasi Lintas Sektor Atasi Anak Terlantar

Pemkab Mimika Lakukan Koordinasi Lintas Sektor Atasi Anak Terlantar

Mimika-Spektroom : Penanganan anak terlantar merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan melalui pendekatan lintas sektor, sehingga diperlukan adanya satu pemahaman dalam keterpaduan kerja,agar tepat sasaran dan tepat manfaat. Guna mewujudkan pemahaman dan keterpaduan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial menggelar kegiatan Koordinasi Lintas Sektor Penjangkauan Anak Terlantar di

Anthonius Teniwut, Julianto
Bank Kalsel Sandang Status Bank Devisa, Buka Akses Ekonomi Kalsel ke Pasar Global

Bank Kalsel Sandang Status Bank Devisa, Buka Akses Ekonomi Kalsel ke Pasar Global

Banjarmasin-Spektroom : Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. menyambut gembira kehadiran Bank Kalsel sebagai Bank Devisa yang memberikan dampak besar bagi penguatan ekonomi daerah dan pengembangan sektor usaha berorientasi ekspor. “Banyak peluang yang bisa dikembangkan dengan menjadi Bank Devisa. Ini tentu akan membantu pelaku UMKM ekspor agar bisa lebih berkembang,” ujar Muhidin.

Junaidi, Bian Pamungkas