Jihan Nurlela: "Semangat Natal Oikumene Tumbuhkan Kesadaran Kolektif Rawat Iman, Keluarga & Lingkungan"
Spektroom - Perayaan Natal Oikumene Provinsi Lampung Tahun 2025 mengusung tema nasional yang ditetapkan oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24).
Ketua pelaksana Natal Oikoumene Umat Kristiani Provinsi Lampung Tahun 2025, Hartarto Lojaya menjelaskan tujuan kegiatan ini antara lain mengajak umat Kristiani untuk bersyukur atas kasih Tuhan yang telah menganugerahkan Putra Tunggal-Nya, Yesus Kristus, membangun semangat kesatuan gereja sebagai satu tubuh Kristus, serta meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Rahim.
Hal itu disampaikan Hartarto Lojaya pada Perayaan Natal Oikoumene Umat Kristiani Provinsi Lampung Tahun 2025, di Graha Wangsa Bandarlampung, Jum'at (9/1/2026) sore.
Pada perayaan Natal Oikumene tersebut berhasil menghimpun kolekte sebesar Rp25.124.000. dan akan didonasikan kepada korban banjir di Sumatera.
"Ditengah bencana saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, yang masih menyisakan duka yang mendalam, sebagai tanda cinta kasih dan empati kepada saudara kita, hasil persembahan yang kita kumpulkan pada sore hari ini akan kita sumbangkan kepada mereka yang terkena musibah" ungkap Hartarto Lojaya.
Sementara ditempat yang sama, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela Chalim menyampaikan rasa kasih terhadap hidup dan juga kasih terhadap lingkungan hari ini menjadi semakin relevan ketika kita dihadapkan oleh banyak sekali persoalan, terutama persoalan iklim, bencana yang akhir-akhir ini terjadi.
"Dan saya sampaikan apresiasi bahwa umat kristiani telah menunjukkan kepeduliannya terhadap bencana banjir di Sumatera. Ini adalah bentuk kepedulian kasih terhadap sesama yang memang difirmankan Tuhan untuk kita peduli terhadap sesama dan peduli terhadap lingkungan." puji Wagub Jihan.
Pada bagian lain sambutannya Wagub Jihan, mengutip tulisan Paus Fransiskus juga mengatakan, alam yang kita pinjam kepada masa depan, kepada anak-anak generasi muda yang akan datang, harus kita kembalikan dengan baik.
"Saya mengutip apa yang dikatakan Pais Fransiskus untuk itu saya mohon kepada seluruh umat kristiani di Lampung untuk bisa sama-sama tobat ekologis, sama-sama menjaga keseimbangan alam yang dimiliki oleh kita semua yang dipercaya oleh Tuhan" ucapnya penuh harap.
Jihan Nurlela Chalim juga berharap semoga semangat Natal Oikumene ini menumbuhkan kesadaran kolektif kepada kita semua bahwa merawat keluarga, merawat iman, merawat lingkungan itu sama kepentingnya, itu adalah amanah dari Tuhan yang harus kita jalankan seimbang dan berkelanjutan.
Sementara itu Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo mengingatkan, kita sebagai orang tua harus menanamkan hal yang baik kepada anak sejak dini atau kita tidak akan punya kesempatan untuk memberikan fondasi yang baik, menanamkan nilai-nilai luhur kepada anak, yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Semangat untuk setia kawan berbela rasa, bergotong royong, tepo sliro (tenggang rasa : red) , kemudian juga semangat persatuan kita sebagai bangsa Indonesia.
"Nah, kalau itu tidak ditanamkan kepada anak-anak sejak dini, niscaya mereka nanti tidak punya kesan atau persepsi tentang apa artinya Negara Kesatuan Republik Indonesia" tutup Monsinyur Vinsensius (@Ng).