Trending

Jutaan Botol Plastik Ancam Tanah Suci, Prof. Ilfi Sekretaris Amirul Hajj Minta Pembenahan

Jutaan Botol Plastik Ancam Tanah Suci, Prof. Ilfi Sekretaris Amirul Hajj Minta Pembenahan
Sekretaris Amirul Hajj Indonesia, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, (foto: humans)

Malabg -Spektroom: Sekretaris Amirul Hajj Indonesia, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, menyoroti besarnya ancaman sampah plastik selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Ia meminta adanya pembenahan sistem distribusi air minum di kawasan ARMUZNA (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) untuk menekan penggunaan botol plastik sekali pakai yang jumlahnya mencapai jutaan setiap hari.


Prof. Ilfi mengungkapkan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia, yakni lebih dari 202 ribu orang. Jika setiap jamaah mengonsumsi minimal 10 botol air kemasan berukuran 220 mililiter per hari, maka jamaah Indonesia saja menghasilkan sekitar 2,2 juta botol plastik setiap harinya.


"Jika dikalikan dengan jumlah jamaah haji dari seluruh dunia yang mencapai lebih dari dua juta orang, dapat dibayangkan betapa besarnya penumpukan sampah botol plastik di Tanah Suci selama puncak ibadah haji berlangsung," ujarnya.


Menurut Prof. Ilfi, jamaah haji Indonesia sebenarnya telah mendapatkan tumbler saat berada di Arafah. Namun, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara optimal lantaran tidak tersedianya dispenser air minum isi ulang di kawasan ARMUZNA.


Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait, termasuk syarikat penyedia layanan haji di Arab Saudi.


"Ini harus menjadi catatan perbaikan ke depan. Syarikat perlu menyiapkan dispenser air minum sehingga jamaah dapat mengisi ulang tumbler yang dimiliki. Dengan begitu, penggunaan air minum dalam kemasan sekali pakai dapat dikurangi," katanya.


Ia juga mengusulkan agar tumbler dibagikan kepada jamaah sejak pertama kali tiba di hotel di Tanah Suci. Langkah itu dinilai dapat membangun kebiasaan menggunakan wadah minum isi ulang sejak awal pelaksanaan ibadah.


Lebih jauh, Prof. Ilfi mengingatkan bahwa sampah plastik merupakan persoalan lingkungan global yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Plastik membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai secara alami sehingga berpotensi menimbulkan ancaman mikroplastik terhadap kesehatan manusia.


Selain itu, tingginya timbunan sampah plastik juga berkontribusi terhadap percepatan perubahan iklim apabila tidak dikelola dengan baik.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menerapkan prinsip pengurangan penggunaan plastik sekali pakai (reduce) serta memperkuat upaya daur ulang (recycle) sebagai bagian dari solusi menjaga kelestarian lingkungan.


Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam. Menjaga alam bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari ibadah.


"Menjaga lingkungan dalam Islam adalah bentuk ibadah, hablum min al-alam. Menjaga alam berarti menjaga kehidupan umat manusia. Budaya hidup ramah lingkungan harus menjadi cerminan seorang muslim yang bertakwa," tuturnya.


Prof. Ilfi mengutip firman Allah SWT dalam Surat Ar-Rum ayat 41 yang berbunyi, "Telah tampak kerusakan di daratan dan di lautan disebabkan perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar."


Melalui momentum ibadah haji, ia berharap kesadaran ekologis umat Islam semakin tumbuh, sehingga kesalehan spiritual yang diwujudkan di Tanah Suci juga diiringi dengan tanggung jawab untuk menjaga kelestarian bumi.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles