Kabel PJU Dicuri, Jalan Banyu Wulung-Gebangsari Tambak Banyumas Gelap
Banyumas – Spektroom: Aksi pencurian kabel listrik lampu penerangan jalan umum (PJU) kembali terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Kali ini, kabel jaringan PJU di ruas Jalan Banyu Wulung-Gebangsari, Kecamatan Tambak, hilang sepanjang sekitar 100 meter.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas Omar Udaya ketika ditemui menjelaskan modus operandinya pelaku memotong kabel dari satu titik ketitik yang lain.
" Aksi pencurian kabel listrik Penerangan Jalan Umum sudah banyak dan memprihatinkan sekali. ujar Omar Udaya.
Sementara itu Kepala Seksi Pengembangan dan Pemeliharaan Prasarana, Dinas Perhubungan kabupaten Banyumas Alfin, mengatakan laporan pencurian tersebut diterima pihaknya pada Minggu pagi, (30/8/2026), setelah Camat Tambak Edi Suparyono menerima laporan dari kepala desa yang LPJU nya padam.
Lokasi kedua kabel penerangan jalan umum yang dicuri. (Foto : Dok.Dishub.kab.Bms).
“Yang di Banyu Wulung-Gebangsari kurang lebih 100 meter. Selain itu, di Jalan Raya Tambak-Demangsari, Sawah Gebangsari, juga ditemukan kabel yang hilang sekitar 400 meter,” kata Alfin.
Menurutnya, kabel yang dicuri merupakan jaringan yang berfungsi menghantarkan arus listrik dari satu titik lampu ke titik lainnya. Akibat pencurian tersebut, sejumlah lampu PJU tidak dapat menyala karena tidak lagi mendapatkan aliran listrik.
Untuk ruas Banyu Wulung-Gebangsari, kabel yang hilang diperkirakan menghidupi sekitar delapan titik lampu PJU.
Alfin mengaku pihaknya belum mengetahui secara pasti aksi pencurian maupun kronologinya. hanya menerima laporan dari perangkat kecamatan, desa, maupun masyarakat.
“Info dari perangkat desa, kabel tersebut sudah lama hilang. Namun kami baru menerima laporan dari Pak Camat hari minggu kemarin,” ujarnya.
Ia menambahkan, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 sedikitnya telah terjadi enam kasus pencurian kabel PJU di wilayah Banyumas. Beberapa lokasi telah dilakukan penggantian kabel, sementara sebagian lainnya belum dapat diperbaiki karena keterbatasan stok kabel.
Dari enam kejadian tersebut, tiga di antaranya terjadi di Kecamatan Kemranjen. Sementara dua titik lainnya berada di Desa Gebangsari, Kecamatan Tambak.
Satu titik di Jalan Pegalongan-Patikraja telah dipasang kembali oleh Dishub Provinsi Jawa Tengah karena merupakan ruas jalan provinsi.
Dishub Banyumas mengimbau masyarakat turut membantu mengawasi jaringan PJU. Warga diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas dan melakukan pemotongan atau penyambungan kabel PJU tanpa kejelasan.
“Kalau ada yang melihat pencurian atau orang yang mengaku petugas melakukan pekerjaan pada jaringan PJU, kami berharap segera dilaporkan kepada pihak berwajib atau Dishub Kabupaten Banyumas, dengan nomor telp 0811 292 455” pungkas Alfin.