Trending

Kabut Tak Hentikan Aktifitas Belajar Mengajar, 16 Wali Kelas MTsN 2 Evaluasi Pembelajaran Daring

Kabut Tak Hentikan Aktifitas Belajar Mengajar, 16 Wali Kelas MTsN 2 Evaluasi Pembelajaran Daring
Kepala Madrasah, Tatis Arni, S.Ag., M.Pd. (Foto: Riswan/Spektroom)

Sawahlunto-Spektroom : Kabut yang menyelimuti wilayah Sawahlunto tidak menghentikan aktivitas belajar mengajar di madrasah. Ketika kondisi lingkungan membuat pembelajaran tatap muka perlu disesuaikan, proses pendidikan dialihkan ke sistem Belajar Dari Rumah (BDR) melalui pembelajaran daring.

Namun, perubahan ruang belajar dari kelas ke layar digital tidak cukup hanya dengan membagikan materi dan tugas. Pelaksanaan BDR juga membutuhkan perencanaan, koordinasi, pemantauan, serta evaluasi agar proses belajar tetap mengarah pada tujuan pembelajaran.

Hal itu menjadi perhatian dalam review pelaksanaan pelayanan pembelajaran sistem daring yang digelar MTsN 2 Selasa, (15/9/26). Kegiatan tersebut diikuti 16 wali kelas dan dipimpin langsung Kepala Madrasah, Tatis Arni, S.Ag., M.Pd.

Dalam diskusi tersebut, Tatis menekankan bahwa kualitas pelayanan pendidikan berawal dari perencanaan yang matang dan kerja tim yang solid. Evaluasi, kata dia, perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui apakah program yang dirancang benar-benar berjalan di lapangan.

“Pelayanan yang baik dimulai dari perencanaan yang matang serta tim yang kompak dan solid yang senantiasa melakukan evaluasi program kegiatan dalam meningkatkan mutu pembelajaran,” demikian penekanan kepala madrasah dalam arahannya.

Menurut Tatis, kondisi kabut tidak semestinya menjadi alasan terhentinya pembelajaran. Guru justru dituntut mampu menentukan strategi yang sesuai dengan kondisi peserta didik dan menyusun pembelajaran daring secara terstruktur.

Forum evaluasi kemudian diarahkan pada kondisi riil pembelajaran di masing-masing kelas. Para wali kelas menyampaikan laporan berdasarkan pemantauan aktivitas pembelajaran melalui platform pembelajaran online dan grup kelas.

Dari laporan tersebut, guru dan wali kelas membahas pelaksanaan pembelajaran pada setiap kelas, termasuk berbagai persoalan yang ditemukan selama proses BDR. Kendala yang muncul menjadi bahan diskusi untuk mencari solusi agar proses pembelajaran tetap berjalan efektif.

Hasil evaluasi sementara menunjukkan pembelajaran daring yang dilaksanakan guru mata pelajaran telah berjalan sesuai dengan rencana, berdasarkan laporan masing-masing wali kelas.

Meski demikian, pelaksanaan BDR tetap membutuhkan pengawasan berkelanjutan. Keberhasilan pembelajaran daring tidak semata-mata diukur dari tersampaikannya materi atau adanya aktivitas di grup kelas, tetapi juga dari keterlibatan siswa dan ketercapaian tujuan pembelajaran.

Karena itu, evaluasi yang dilakukan madrasah menjadi bagian penting dalam menjaga mutu layanan pendidikan di tengah kondisi yang berubah. Guru dituntut adaptif, sementara koordinasi antara kepala madrasah, wali kelas dan guru mata pelajaran menjadi kunci agar perubahan pola belajar tidak mengurangi kualitas proses pendidikan.

Di tengah kabut, ruang kelas memang berubah. Tetapi proses pembelajaran tetap harus berjalan dengan perencanaan dan pengawasan yang terukur. (Ris1)

Berita terkait

Kemenag Halbar Gelar Safari Jumat di 17 Titik Masjid Sambut Hari Santri Nasional 2026

Kemenag Halbar Gelar Safari Jumat di 17 Titik Masjid Sambut Hari Santri Nasional 2026

Jailolo–Spektroom : Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Santri Nasional Tahun 2026, melaksanakan kegiatan Safari Jumat yang tersebar di 17 titik masjid di wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan peringatan Hari Santri Nasional sekaligus upaya

Nanang Adrany, Bian Pamungkas
Dari Produk Lokal Menuju Pasar Global, UMKM Jakarta Bidik Transaksi Rp4,4 Miliar di ISEF 2026

Dari Produk Lokal Menuju Pasar Global, UMKM Jakarta Bidik Transaksi Rp4,4 Miliar di ISEF 2026

Jakarta - Spektroom : Peluang UMKM Jakarta menembus pasar internasional semakin terbuka melalui Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Fasilitasi Bank Indonesia (BI) terhadap 22 UMKM Jakarta dalam ajang ini menghasilkan potensi kesepakatan bisnis senilai Rp4,4 miliar dengan calon pembeli asal Belanda, sekaligus membuka peluang kemitraan dan memperluas pemasaran produk lokal

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Pemkot Surakarta Perkuat Sinergi dengan Polresta untuk Jaga Keamanan Kota

Pemkot Surakarta Perkuat Sinergi dengan Polresta untuk Jaga Keamanan Kota

Surakarta – Spektroom: Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Polresta Surakarta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah tingginya dinamika aktivitas Kota Solo. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani saat menghadiri kegiatan Lepas Kenal Kapolresta Surakarta, di Mapolresta, Jumat malam (16/10/

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
Sadewo Ingin Banyumas Jadi Pusat Pendidikan Unggulan di Jawa Tengah

Sadewo Ingin Banyumas Jadi Pusat Pendidikan Unggulan di Jawa Tengah

Banyumas-Spekttoom ,: Pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran menjadi tantangan yang perlu dijawab Kabupaten Banyumas untuk mencetak generasi muda berdaya saing. Pemerintah daerah menargetkan Banyumas berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan di Jawa Tengah, tanpa mengesampingkan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Bupati Banyumas Sadewo

Bian Pamungkas