Trending

KAI Daop 5 Purwokerto Salurkan Bantuan TJSL Rp137,3 Juta untuk Pendidikan dan Infrastruktur

KAI Daop 5 Purwokerto Salurkan Bantuan TJSL Rp137,3 Juta untuk Pendidikan dan Infrastruktur
Deputy KAI Daop 5 Purwokerto Bernike Christiawan menyerahkan bantuan Paket Sembako Kelurahan Kober senilai Rp8.000.000 secara simbolis kepada Lurah Kober, Arief Pram Wahyudi. Foto: Humas Daop 5

Purwokerto-Spektroom : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui program Bina Lingkungan dengan total nilai Rp137.399.960. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Kantor Daop 5 Purwokerto, Senin (30/3/2026).

Penyerahan dilakukan oleh Deputy Daop 5 Purwokerto, Bernike Christiawan, bersama tim TJSL kepada sejumlah perwakilan penerima bantuan dari wilayah Banyumas dan Cilacap.

Program ini difokuskan pada peningkatan fasilitas pendidikan serta pembangunan sarana dan prasarana masyarakat.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako untuk warga Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas senilai Rp 8 juta.

Selain itu, KAI juga memberikan dukungan pembangunan Perpustakaan Wisata Juang Komisaris II Bambang Suprapto sebesar Rp49,35 juta.
Di sektor infrastruktur, bantuan diberikan untuk pembangunan atau rehabilitasi jalan aspal di RW 01 Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas senilai Rp30,045 juta.

Sementara di bidang pendidikan, KAI menyalurkan bantuan pembangunan ruang kelas baru bagi MTs Ma’arif Sikampuh, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap sebesar Rp50,004 juta.

Deputy Daop 5 Purwokerto Bernike Christiawan menyerahkan bantuan Dana Pembangunan Ruang Kelas Baru MTs Ma’arif Sikampuh Kroya sebesar Rp50.004.960,- secara simbolis kepada Kepala Madrasah, Fatkhudin. Foto : (Humas Daop 5 Pwt)

Deputy Daop 5 Purwokerto, Bernike Christiawan, mengatakan bahwa program TJSL merupakan bentuk komitmen KAI untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di wilayah operasionalnya.

“Program TJSL ini merupakan bagian dari upaya kami untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berdampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, program TJSL diharapkan dapat menjadi wadah yang menghadirkan manfaat nyata sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Bantuan ini kami harapkan mampu menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik serta mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya.

Melalui program ini, KAI Daop 5 Purwokerto juga berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial di daerah.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru