Kakanwil Kemenhaj Kalteng Tekankan Pengelolaan DIPA 2026 yang Efektif dan Akuntabel
Banjarbaru-Spektroom : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah, Hasan Basri, menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif, tepat sasaran, dan akuntabel saat membuka Rapat Koordinasi dan Telaah Anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026 di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Kamis (11/6/2026).
Menurut Hasan Basri, penyusunan anggaran tahun 2026 memiliki tantangan tersendiri karena dilakukan dalam struktur kementerian dengan nomenklatur baru. Kondisi tersebut mengharuskan seluruh satuan kerja memahami secara utuh postur anggaran yang telah ditetapkan pemerintah pusat agar pelaksanaan program tetap berjalan optimal.
"Tujuan utama rapat koordinasi ini adalah untuk menyamakan persepsi, menentukan lokasi, serta menyusun garis waktu (timeline) kegiatan yang akan dilaksanakan. Selain itu, kita juga langsung mencatat keperluan anggaran dan menyesuaikan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) di masing-masing kabupaten," ujar Hasan Basri.
Ia menjelaskan, forum koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun anggaran berjalan. Terlebih, sejumlah agenda strategis harus segera dipersiapkan, sementara alokasi anggaran yang diterima merupakan pagu yang ditetapkan langsung dari pemerintah pusat.
Hasan mengungkapkan, berdasarkan POK awal, terdapat sedikitnya 18 kegiatan yang wajib dilaksanakan Kanwil Kemenhaj Kalteng di luar perjalanan dinas. Jumlah itu belum termasuk berbagai agenda pendukung lainnya yang memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan haji dan umrah.
"Serapan anggaran yang tinggi harus selalu diiringi dengan bukti otentik dan bukti fisik yang akurat. Jangan dikira karena kita kementerian baru, lalu tidak ada audit. Pengawasan tetap berjalan ketat, jadi mari kita jaga integritas ini bersama-sama," tegasnya.
Lebih lanjut, Hasan meminta seluruh jajaran untuk tidak hanya berfokus pada percepatan realisasi anggaran, tetapi juga memastikan setiap penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, keberhasilan serapan anggaran harus berjalan seiring dengan kualitas tata kelola dan kepatuhan terhadap regulasi.
Rapat koordinasi tersebut diikuti kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, bendahara, ketua tim kerja, serta ASN di lingkungan Kanwil Kemenhaj Kalteng, serangkaian dengan agenda penyambutan kedatangan jemaah haji Kalteng di embarkasi Banjarbaru. Melalui kegiatan itu diharapkan tercipta kesamaan pemahaman dalam pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran, sehingga pelayanan kepada jemaah haji dan masyarakat dapat berjalan lebih optimal sepanjang tahun 2026. (Polin-Mustafa)