Kalteng Jadi Pusat Konsolidasi Nasional RAPI, Munas IX 2026 Digelar di Pangkalan Bun
Spektroom – Pangkalan Bun
Kalimantan Tengah kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional. Musyawarah Nasional (Munas) IX Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Tahun 2026 resmi digelar di Aula Antakusuma, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (17/1/2026).
Forum ini menjadi ruang konsolidasi tertinggi organisasi RAPI se-Indonesia. Munas dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Wayan Toni Suprianto, serta dihadiri Ketua Umum RAPI Riza Fachrial, para ketua daerah, dan delegasi dari seluruh provinsi.
Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah hadir sekaligus membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas kepercayaan nasional yang diberikan kepada Kalimantan Tengah.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik dan merasa bangga atas penunjukan daerah ini sebagai tuan rumah Munas IX RAPI. Ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum memperkuat peran sosial dan kebangsaan RAPI,” demikian disampaikan Bupati Hj. Nurhidayah.
Menurutnya, Munas IX memiliki posisi strategis karena akan menentukan arah kebijakan, program kerja, serta kepemimpinan nasional RAPI ke depan. Karena itu, peserta diharapkan mengedepankan musyawarah dan kepentingan organisasi.
“Forum ini hendaknya dijalankan dengan semangat kebersamaan, mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan RAPI, khususnya dalam penguatan ketahanan informasi, komunikasi darurat, dan peran sosial kemasyarakatan.

Nilai dasar RAPI kembali ditekankan sebagai pijakan utama organisasi. “Semangat Rukun di Udara, Akrab di Darat, Iman di Hati harus terus dijaga sebagai identitas dan etika pengabdian RAPI,” ucapnya.
Menutup sambutan, Gubernur Kalteng berharap Munas IX RAPI Tahun 2026 mampu melahirkan keputusan yang konstruktif dan berdampak luas.
“Semoga Munas ini menghasilkan keputusan terbaik yang memperkuat organisasi, bermanfaat bagi masyarakat, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa,” pungkasnya. (Polin - Dsy)