Kapolda Kalbar Gandeng Kejati, Perkuat Barisan Hadapi Narkoba, Korupsi, dan Kejahatan Perbatasan

Kapolda Kalbar Gandeng Kejati, Perkuat Barisan Hadapi Narkoba, Korupsi, dan Kejahatan Perbatasan
Kajati Kalbar Emilwan Ridwan dan Kapolda Kalbar Albert Teddy Benhard Sianipar bertemu membangun Soliditas Penegakan Hukum di Kalbar.(Foto: Spektroom.

Pontianak-Spektroom : Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar bergerak cepat memperkuat sinergi antarlembaga penegak hukum. Di tengah tingginya tuntutan publik terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, dan bebas ego sektoral, Alberd melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat, Selasa (14/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda bertemu langsung dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Dr. Emilwan Ridwan. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi penanganan perkara sejak tahap penyidikan hingga proses penuntutan.

Kunjungan berlangsung di tengah kompleksitas tantangan penegakan hukum di Kalimantan Barat, mulai dari peredaran narkotika lintas negara, penyelundupan di kawasan perbatasan, pertambangan ilegal, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga kasus-kasus korupsi yang menjadi perhatian masyarakat.

Kapolda didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono beserta jajaran pejabat utama Polda Kalbar. Rombongan disambut langsung Kajati Emilwan Ridwan bersama jajaran pejabat Kejati Kalbar.

Meski berlangsung dalam suasana hangat, pertemuan tersebut membawa pesan kuat mengenai pentingnya membangun soliditas aparat penegak hukum dalam menghadapi kejahatan yang semakin kompleks.

Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial atau silaturahmi setelah dirinya menjabat Kapolda Kalbar. Menurutnya, komunikasi yang intensif antara penyidik kepolisian dan jaksa menjadi faktor penting agar setiap penanganan perkara berjalan efektif tanpa hambatan administratif maupun substantif.

"Hubungan yang harmonis antara Polri dan Kejaksaan merupakan modal utama dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif. Koordinasi yang baik harus terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan rasa aman, kepastian hukum, dan keadilan," ujar Alberd.

Ia menegaskan, Polda Kalbar berkomitmen membangun pola kerja yang kolaboratif bersama seluruh institusi penegak hukum sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Sementara itu, Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan menilai keberhasilan sistem peradilan pidana tidak hanya ditentukan oleh kualitas penyidikan maupun penuntutan, tetapi juga oleh kuatnya koordinasi antarlembaga penegak hukum.

Menurutnya, sinergi yang terjaga secara berkelanjutan akan menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem peradilan pidana terpadu sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Kalimantan Barat.

"Koordinasi yang solid merupakan kunci dalam mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kalimantan Barat," kata Emilwan.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol komitmen memperkuat hubungan kelembagaan antara Polda Kalbar dan Kejati Kalbar.

Namun, makna pertemuan tersebut dinilai jauh melampaui seremoni. Sinergi kedua institusi menjadi sinyal bahwa aparat penegak hukum di Kalimantan Barat ingin tampil dalam satu barisan menghadapi berbagai bentuk kejahatan, khususnya yang bersifat lintas wilayah dan terorganisasi.

Publik kini menantikan implementasi nyata dari komitmen tersebut, terutama dalam percepatan penyelesaian perkara strategis yang selama ini menjadi sorotan. Sebab, keberhasilan sinergi aparat penegak hukum pada akhirnya akan diukur bukan dari intensitas pertemuan antarpejabat, melainkan dari efektivitas penegakan hukum yang mampu menghadirkan rasa keadilan, kepastian hukum, dan keamanan bagi masyarakat.

Berita terkait

Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Ambon-Spektroom : Ketua DPD Partai Perindo Kota Ambon, Patrick Moenandar, meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 pada kategori Dampak Sosial Terbesar. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfat bagi masyarakat. Penghargaan diterima dalam ajang apresiasi yang digelar Partai Perindo sebagai bentuk pengakuan terhadap

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru