Trending

Kapolres Kapuas Hulu Pimpin Panen Raya Jagung, Bulog Serap Hasil Petani

Kapolres Kapuas Hulu Pimpin Panen Raya Jagung, Bulog Serap Hasil Petani
Kapores Kapuas Hulu AKBP.Alberto Apianto Uda Memanen Jagung Foto : Humas Polres Kapuas Hulu.

Spektroom – Suasana Desa Kenepai Komplek, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (29/9/2025), tampak berbeda.

Ratusan batang jagung menguning dipanen bersama dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda, dan menjadi bagian dari program nasional yang digagas Polri.

Menariknya, kegiatan ini digelar serentak di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting, dengan pusat acara berada di Oku Timur, Sumatera Selatan.

Panen raya ini sekaligus menunjukkan komitmen jajaran Polres Kapuas Hulu dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Tak hanya polisi, acara ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi, perwakilan Dandim 1206/KH, kepala dinas terkait, tokoh adat, hingga para petani dari Kelompok Tani (Poktan) Kenepai Komplek.

Dalam sambungan virtual, petani di Kapuas Hulu menyimak sambutan dari Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi Soeharto dan Kapolri.

Tak hanya panen, acara juga dirangkaikan dengan launching mesin pengering jagung.

Fasilitas ini diharapkan membantu petani dalam menjaga kualitas hasil panen sekaligus meningkatkan nilai jual jagung di pasaran.

Adapun lahan yang dipanen kali ini berada di kawasan PT DMP Desa Kenepai Komplek, dengan luas sekitar 1,2 hektar.

Dari lahan tersebut, diperkirakan menghasilkan kurang lebih 3 ton jagung.

Menariknya, sekitar 1 ton jagung langsung diserap oleh Bulog Cabang Putussibau, sehingga hasil panen petani memiliki pasar yang jelas dan harga yang lebih stabil.

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Polri tidak hanya fokus pada tugas keamanan, tapi juga ikut aktif dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ini sejalan dengan arahan pimpinan dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga memberi apresiasi khusus kepada Poktan Kenepai Komplek.

Menurutnya, hasil yang bisa langsung diserap Bulog menjadi bukti bahwa Kapuas Hulu punya potensi besar untuk berkembang sebagai lumbung pangan.

“Kami akan terus mendorong pendampingan dan fasilitasi bagi petani lokal agar produktivitas semakin meningkat,” tutup Kapolres.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru