Karhutla Kalsel Makin Mengancam, Rumah Zakat Turunkan Relawan dan Siapkan Aksi Darurat
Banjarmasin-Spektroom : Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Rumah Zakat Perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat aksi kemanusiaan dalam merespons kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalsel.
Upaya tersebut dilakukan dengan mengerahkan relawan Rumah Zakat Action untuk membantu penanganan karhutla sekaligus mengurangi dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat.
Amil Rumah Zakat Kalsel, Ahmad Rusadi selaku Program Leader dan M. Luthfi Alfin selaku Representative Manager, turut hadir dalam talkshow bertema “Darurat Asap, Action Sekarang” di Pro 2 RRI Banjarmasin.
Dalam talkshow tersebut, Rumah Zakat menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi karhutla dan dampak kabut asap yang ditimbulkannya.
Melalui Rumah Zakat Action, tim relawan sebelumnya telah beberapa kali turun langsung membantu pemadaman karhutla di wilayah Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Banjar.

Memasuki pekan ini, Rumah Zakat Action Kalsel menyiapkan tiga agenda utama. Pertama, aksi pemadaman karhutla di sejumlah titik yang membutuhkan penanganan. Kedua, pembagian masker kepada pengguna jalan dan warga di wilayah terdampak kabut asap.
Ketiga, pendirian Pos Segar untuk mendukung kebutuhan para relawan yang terlibat dalam aksi gabungan penanganan karhutla.
Representative Manager Rumah Zakat Kalsel, M. Luthfi Alfin, mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari individu, komunitas hingga perusahaan, untuk memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi bencana karhutla.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Kalsel untuk tidak hanya meningkatkan kewaspadaan dan doa, tetapi juga menghadirkan kepedulian serta semangat gotong royong. Dukungan dapat diberikan dalam bentuk dukungan moril maupun donasi untuk membantu pihak-pihak yang terlibat aktif dalam aksi penanganan karhutla,” ujar Alfin, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena dampaknya tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat akibat kabut asap.
Rumah Zakat juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang mencurigakan.
Rumah Zakat Action Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama masyarakat dalam mencegah meluasnya karhutla sekaligus membantu meringankan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Darurat asap bukan hanya untuk diwaspadai, tetapi harus direspons dengan aksi bersama.”