Karhutla Mulai Muncul, BPBPK Kalteng Ingatkan Warga Waspada Sejak Dini
Palangka Raya-Spektroom : Memasuki akhir bulan April 2026, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah mulai menunjukkan tren peningkatan. Hal ini disampaikan dalam program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa (28/4/2026), seiring kondisi cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten dan kota Palangka Raya.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBPK Kalteng, Indra Wiratama, mengungkapkan dalam tiga hari terakhir telah terjadi sejumlah kasus karhutla dengan tren meningkat dari hari ke hari.
“Dalam tiga hari terakhir, Sabtu ada sekitar 3 kejadian, Minggu 4 kejadian, dan Senin meningkat menjadi 6 kejadian kebakaran. Namun rata-rata sudah berhasil dipadamkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kejadian kebakaran tersebut tersebar di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Barito Utara, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya, yang didominasi lahan gambut dan sangat rentan terbakar saat musim kering.
“Sebagian besar terjadi di lahan gambut, seperti di Barito Utara wilayah Trahean dan Bintang Ninggi, kemudian juga di Pulang Pisau dan Palangka Raya,” jelasnya.
Meski sebagian besar api telah berhasil dikendalikan, Indra menegaskan bahwa potensi kebakaran susulan tetap tinggi, terutama jika cuaca panas terus berlanjut dan lahan semakin mengering.
Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah meluasnya karhutla di Kalimantan Tengah.
Kewaspadaan sejak dini menjadi langkah penting agar kejadian serupa tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar saat puncak musim kemarau tiba. (Polin-Isti)