Karolin Pimpin KONI Landak 2026-2030
Landak - Spektroom : Jabatan baru, tantangan baru. Karolin Margret Natasa resmi memimpin KONI Kabupaten Landak periode 2026–2030 di saat dunia olahraga daerah tengah menghadapi tekanan efisiensi anggaran.
Namun alih-alih menjadikan kondisi itu sebagai hambatan, Karolin justru mengibarkan target besar, mempertahankan tradisi prestasi Landak di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026.
Pelantikan pengurus KONI Landak yang berlangsung Kamis (09/07/2026) menjadi momentum dimulainya pertaruhan baru bagi olahraga Bumi Intan.
Waktu persiapan menuju Porprov yang semakin sempit membuat kepengurusan baru tidak memiliki ruang untuk berlama-lama beradaptasi. Karolin menyadari tantangan yang dihadapi tidak ringan.
Di tengah keterbatasan anggaran, kebutuhan pembinaan atlet, pemusatan latihan, hingga pengiriman kontingen tetap harus berjalan. Ia meminta seluruh pengurus meninggalkan pola kerja lama dan mulai bergerak lebih kreatif.
“Jadi ketua di zaman efisiensi. Tidak apa-apa. Dengan sumber daya yang ada, kita harus bisa mengoptimalkan olahraga di Kabupaten Landak,” tegas Karolin.
Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa KONI Landak mengandalkan efektivitas program dan pembinaan berkelanjutan untuk menjaga daya saing atlet.
Olahraga harus menjadi instrumen penting dalam mencetak generasi berprestasi sekaligus membuka jalan bagi anak-anak muda menuju masa depan yang lebih baik.
Medali bukan satu-satunya tujuan. Olahraga harus mampu menjadi kendaraan sosial yang mengantarkan atlet daerah menembus level provinsi, nasional hingga internasional.
Meski baru dilantik, Karolin langsung memerintahkan pengurus menyusun program prioritas dan melakukan konsolidasi cepat menghadapi Porprov Kalbar 2026. Ajang tersebut dipandang sebagai ujian pertama bagi kepengurusan baru. “Kita akan segera rapat dan langsung bekerja.
Sorotan terhadap KONI Landak bukan tanpa alasan.
Pada Porprov 2022, Landak tampil mengejutkan dengan finis sebagai runner-up, menjadikannya salah 1 kekuatan olahraga baru di Kalimantan Barat.
Ketua Umum KONI Kalbar, Daud Yordan, yang melantik pengurus KONI Landak, menegaskan harapannya agar prestasi tersebut tidak merosot.
Mantan juara dunia tinju itu bahkan optimistis Landak mampu kembali menjadi penantang serius dalam perebutan posisi papan atas.
“Landak memiliki banyak atlet potensial. Mudah-mudahan prestasi yang sudah diraih bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Daud.
Di tengah tekanan efisiensi anggaran dan persaingan yang semakin ketat, Karolin dan timnya dituntut membuktikan satu hal, keterbatasan bukan alasan untuk kehilangan prestasi.
Porprov 2026 pun menjadi panggung pertama untuk menjawab tantangan.