Trending

Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru Kian Memanas, Kuasa Hukum SS Sebut Fakta Mulai Terbuka Satu per Satu

Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru Kian Memanas, Kuasa Hukum SS Sebut Fakta Mulai Terbuka Satu per Satu
Kasus bullying yang viral di Banjarbaru -Kalsel.(Foto screenshot)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjarbaru–Spektroom : Kasus dugaan bullying yang menyeret pelajar di Banjarbaru terus menjadi perhatian publik. Setelah ramai diperbincangkan di media sosial, Kuasa Hukum SS dari Firma Hukum LUMINA, R. Rahmat Danur, menilai kini mulai muncul fakta-fakta yang berbeda dari opini liar yang berkembang sebelumnya. Demikian realese berita yang diterima Kamis (21/5/2026).

Kuasa Hukum SS dari Firma Hukum LUMINA, R. Rahmat Danur.

Menurut Rahmat, publik jangan sampai terjebak pada narasi yang menggiring persoalan seolah hanya konflik biasa antar pelajar. Sebab, perkara yang kini ditangani Polres Banjarbaru disebut telah berkembang menjadi dugaan intimidasi terhadap anak di bawah umur di jalan raya.

“Jangan tutupi fakta dengan drama opini. Yang harus dilihat adalah dugaan tindakan terhadap anak yang membuat korban ketakutan dan merasa terancam,” tegas Rahmat.

Ia menjelaskan, persoalan awal memang bermula dari keributan antar siswa di lingkungan sekolah pada November 2025. Namun setelah itu, anak korban yang pulang menggunakan ojek online diduga mengalami pengejaran dan pemepetan kendaraan oleh terlapor bersama istrinya.

Mobil tersebut disebut terus membuntuti sepeda motor korban sambil berteriak dengan nada tinggi hingga membuat pengemudi ojek online panik.

“Korban sampai menangis histeris. Pengemudi ojol bahkan memilih masuk ke gang demi menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan,” ujarnya.

Merasa anaknya mengalami tekanan psikis dan terancam keselamatannya, keluarga korban kemudian melapor ke Polres Banjarbaru menggunakan dasar Undang-Undang Perlindungan Anak.

Rahmat juga membantah keras tudingan yang menyebut adanya campur tangan aparat penegak hukum dalam perkara tersebut.

Ia menegaskan, laporan dibuat langsung oleh SS sebagai ibu rumah tangga, bukan oleh suaminya yang disebut memiliki latar belakang aparat.

“Tidak ada intervensi, tidak ada tekanan terhadap penyidik, dan tidak ada penyalahgunaan jabatan,” katanya.

Menurutnya, isu soal jabatan sengaja terus dimainkan untuk membentuk opini publik dan mengaburkan pokok persoalan utama.

“Fokusnya jangan digeser. Ini soal dugaan intimidasi terhadap anak di bawah umur, bukan soal profesi orang tua korban,” tegasnya lagi.

Ia juga menilai tudingan penggunaan kekuasaan tidak masuk akal karena proses hukum hingga kini masih berjalan panjang dan tetap berada di tahap penyidikan.

“Kalau memang ada intervensi, tentu perkara ini bisa selesai cepat. Faktanya proses tetap berjalan normal sesuai mekanisme hukum,” ucap Rahmat.

Sementara itu, pihak SMP Muhammadiyah Banjarbaru juga akhirnya buka suara terkait viralnya kasus tersebut. Kepala sekolah Muhazir Fanani memastikan pihak sekolah tidak tinggal diam dan telah melakukan penanganan internal sejak awal persoalan mencuat.

“Kami mengecam jika memang terjadi bullying di kalangan anak-anak dan penanganan sudah dilakukan melalui wali kelas, guru BK, hingga bidang kesiswaan, dan semua sudah menerima” ujarnya.

Namun pihak sekolah menegaskan, dugaan insiden yang terjadi di luar lingkungan sekolah bukan menjadi kewenangan pihak sekolah.

Kini kasus tersebut terus menjadi sorotan masyarakat karena dinilai menyangkut perlindungan anak serta dugaan tindakan intimidasi yang berpotensi membahayakan keselamatan di ruang publik.*****

Berita terkait

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Ambon-Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mulai menyiapkan strategi baru untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot memperkenalkan SIKENDALI AMBON, sebuah sistem berbasis data yang dirancang mendeteksi risiko inflasi sebelum berdampak pada masyarakat. Konsep yang merupakan singkatan dari Sinergitas Kendali Inflasi dan Neraca Logistik Ambon

Eva Moenandar, Julianto
Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Bogor-Spektroom : Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Bentuk apresiasi tersebut salah satunya melalui pemberian uang pembinaan sebagai penghargaan atas perjuangan dan dedikasi para atlet. Hal tersebut disampaikan Rudy saat mengukuhkan dan melepas 946

Asmari, Julianto
Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Kep. Selayar-Spektroom : Keterbatasan personel Bhabinkamtibmas menjadi tantangan tersendiri dalam mengoptimalkan pelayanan kepolisian di wilayah kepulauan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini, enam desa dengan luas wilayah 114,50 kilometer persegi dan jumlah penduduk 7.008 jiwa hanya dilayani dua personel Bhabinkamtibmas yang masing-masing membawahi tiga desa. Kondisi

Yahya Patta, Julianto