Keikutsertaan Lampung Pada Pameran Inacraft 2026, Bukan Sekadar Rutinitas Pameran

Keikutsertaan Lampung Pada Pameran Inacraft 2026, Bukan Sekadar Rutinitas Pameran
Purnama Wulan Sari Mirza Pimpin Rapat Program Kerja Dekranasda Lampung (Foto: Biro Adpim Lampung).

Spektroom - (07 : 20) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, memimpin Rapat Pembahasan Program Kerja Dekranasda Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Senin (19/01/2026).

Rapat ini menjadi momentum awal tahun untuk menyelaraskan langkah antara Dekranasda Provinsi dengan Dekranasda Kabupaten/Kota, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pariwisata & Ekraf, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta dinas pendukung lainnya.

Dalam arahannya, Purnama Wulan Sari menekankan bahwa agenda terdekat dan paling bergengsi yang akan diikuti adalah pameran Inacraft 2026 di Jakarta pada 4 - 8 Februari 2026.

Dirinya menegaskan bahwa keikutsertaan Lampung bukan sekadar rutinitas pameran, melainkan ajang menampilkan jati diri budaya.

“Keikutsertaan kita di Inacraft nanti bukan sekadar menampilkan produk unggulan, baik wastra, kerajinan, maupun kuliner. Ini adalah ajang etalase jati diri kita. Identitas Lampung harus terpancar melalui kekayaan budaya dan kreativitas para perajin kita,” ujar Purnama.

Ketua Dekranasda meminta seluruh pengurus Dekranasda Kabupaten/Kota untuk melakukan proses kurasi yang ketat terhadap produk-produk yang akan dibawa ke tingkat nasional.

Hal ini bertujuan agar produk Lampung memiliki daya saing tinggi dan mampu menarik minat pasar internasional.

"Produk harus memiliki nilai tambah, baik dari segi desain maupun cerita budaya (storytelling) yang melekat. Mendorong keterlibatan generasi muda dalam menciptakan produk kriya yang modern namun tetap berbasis kearifan lokal, seperti anyaman berbasis wastra" ujar Wulan Sari.

Dari segi Legalitas, lanjutannya mendorong percepatan sertifikasi halal bagi UMKM, khususnya sektor kuliner, sebagai jaminan kualitas bagi konsumen.

Disamping itu, produk juga perlu ditampilkan di promosi digital dengan memastikan setiap produk dilengkapi informasi kontak atau media sosial untuk menjalin hubungan jangka panjang dengan pembeli potensial.

Terkait teknis pelaksanaan, Purnama menjelaskan bahwa tahun ini terdapat 9 kabupaten/kota yang telah terdaftar untuk ikut serta.

Wulan juga menyoroti pentingnya dekorasi stand yang menarik dan tematik guna menarik perhatian pengunjung di tengah ribuan peserta dari provinsi lain.(@Ng).

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti