Keindahan Rowo Jombor, Danau Buatan Jaman Belanda

Keindahan Rowo Jombor, Danau Buatan Jaman Belanda
Melintas perahu wisata yang melayani wisatawan di perairan Rowo Jombor. (Foto: Ciptati Handayani)

Spektroom – Jalan-jalan menikmati akhir pekan ke obyek wisata yang ada airnya, ternyata cukup menyenangkan dan memberikan sensasi menarik. Seperti hal ini saat mendatangi dan mengeliling Rowo (rawa) Jombor, salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Akses menuju Lokasi wisata ini tidaklah sulit, tidak begitu jauh dari jalan raya Klaten, dan medannya juga landai. Jika masih bingung maka bisa menggunakan google map. Rowo Jombor ini lokasinya berada di desa Krakitan Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten.

Ketika Spektroom menuju lokasi dengan menggunakan kendaraan roda empat, dari jalan raya Klaten, masuk ke jalan pedesaan yang asri. Sepanjang jalan disuguhi pemandangan hamparan sawah yang luas. Dari kejauhan terutama arah selatan atau timur, terlihat pula bentangan pegunungan seribu, sedangkan jauh arah barat kadang terlihat puncak Merapi.

Begitu sampai di Lokasi, pertama akan terlihat perairan rawa yang tenang dan luas. Semilir angin begitu terasa, keindahan pemandangan alam di sekitar juga semakin memberikan sensasi tersendiri, tenang dan segar. Di sebagian sisi perairan terdapat dereta resto apung, perahu, dan deretan karamba. Dari kejauhan terlihat perbukitan hijau

Akses parkir di lokasi ini juga mudah dan nyaman. Beberapa pengunjung terlihat memenuhi resto apung yang ada di pinggiran rawa. Mereka menikmati kuliner yang disediakan namun sebagian juga berkeliling di perairan rawa menggunakan perahu wisata.

“Kami rombongan keluarga, ada anak anak, menantu, cucu dan juga besan. Iya, sekedar jalan-jalan ke Lokasi yang tidak jauh dan cukup mudah dijangkau, sekaligus makan-makan dan naik perahu, karena anak-anak terutama cucu suka sekali,” ungkap Suprapti, warga Solo yang berwisata ke Jombor Klaten.

Tentang keberadaan rawa jombor ini, ternyata merupakan danau buatan di jaman Belanda. Beberapa kalangan pengunjung bahkan Spektroom sendiri mengira perairan ini alami yang dikembangkan sebagai destinasi wisata.

“Aku kira alami, kayak rawa pening. Ternyata danau buatan ya, seperti waduk. Tapi memang tetap indah sih suasananya, apalagi kalau sun set suasana makin syahdu,” ucap Nita, pengunjung dari Karanganyar.

Spektroom mencoba menelusuri keberadaan rawa Jombor. Berdasarkan web resmi pemerintah Kabupaten Klaten, klaten.go.id, bahwa Rowo Jombor merupakan waduk buatan yang dibangun pada masa Belanda sekitar tahun 1856. Memiliki luas 198 Hektar dan kedalaman 4-5 meter, perairan ini memiliki fungsi utama sebagai penampung air irigasi untuk areal persawahan.

Namun seiring berjalannya waktu, Rowo Jombor berkembang menjadi kawasan wisata alam dan kuliner yang populer. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

KPK Ingatkan Pejabat di Siak: Jaga Integritas, Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi

KPK Ingatkan Pejabat di Siak: Jaga Integritas, Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi

Siak Sri Indrapura-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Siak menegaskan komitmennya dalam mencegah praktik gratifikasi di lingkungan pemerintahan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi gratifikasi yang diselenggarakan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara virtual melalui Zoom Meeting, Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Senin (16/3/2026). Kegiatan

Salman Nurmin
Baru Dilantik Jadi Perwira TNI, Atlet Sumbar Gilang Ilhaza Dipanggil Pelatnas Asian Games 2026

Baru Dilantik Jadi Perwira TNI, Atlet Sumbar Gilang Ilhaza Dipanggil Pelatnas Asian Games 2026

Padang–Spektroom : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet gulat Sumatera Barat, Gilang Ilhaza. Peraih medali perak SEA Games Thailand 2026 itu resmi dipanggil mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sebagai persiapan menuju Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Pemanggilan tersebut dilakukan oleh Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) melalui surat resmi tertanggal 16

Rafles