Trending

Kejaksaan Negeri Kuansing Beberkan Keberhasilan Menyelamatkan Aset Pemerintah Senilai Rp54,7 Miliar Selama Tahun 2025

Kejaksaan Negeri Kuansing Beberkan Keberhasilan Menyelamatkan Aset Pemerintah Senilai Rp54,7 Miliar Selama Tahun 2025
Kepala Kejari Kuansing, Muhammad Harun Sunadi,SE,SH,MH, ketika memberikan keterangan pers. (Foto: Diskominfoss Kuansing)

Spektroom - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing), membeberkan sejumlah capaian kinerja tahun 2025 di hadapan Puluhan awak media, Selasa (30/12/25).

Berlangsung di ruang Multimedia, Kajari Kuansing Muhammad Harun Sunadi, SE, SH, MH didampingi Kasi Intel, Sunardi Ependi, SH Kasi Datun, Raden Muhhamad Sandy, SH, MH dan Kasi Pidsus, Resky Pradhana Romli, SH, MH serta Plh Kasi Pidum, Cintya Maharani Putri Muharnis, SH dijelaskan sejumlah capaian yang berhasil dimaksimalkan Kejari Kuansing di tahun 2025.

Untuk tingkat Nasional, Kejari Kuansing berhasil menjadi Juara 1 Video Berita Berakhlak dari Kejaksaan Republik Infonesia. Selain itu, Kejari Kuansing juga menjadi Juara 3 Kinerja Terbaik Bidang Pemulihan Aset Pada Kejaksaan Tinggi Riau, urai Kajari Harun Sunadi, SE, SH, MH.

Kejari Kuansing selama tahun 2025, juga berhasil melakukan penyelamatan aset Pemerintah Daerah yang nilainya mencapai Rp54,7 Miliar.

Kejari Kuansing beserta jajaran bersama awak media (Foto: Diskominfoss)

Cukup banyak capaian yang diraih Kejaksaan Negeri Kuansing, dan itu semua berkat kerja keras semua komponen, termasuk dukungan rekan media yang juga intens melakukan pemberitaan terhadap berbagai kegiatan dan capaian yang di lakukan Kejaksaan Negeri Kuansing, ujar Harun Sunadi.

Meski dirinya baru hitungan bulan bertugas di Kuansing, tapi kerjasama tim yang kuat, membuat beberapa torehan prestasi bisa dibukukan.

Sementara Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kuansing, Sunardi Ependi, SH berterimakasih atas dukungan awak media di Kuansing. Banyak mungkin kekurangan yang ada, tapi ke depan tentu akan jadi catatan untuk perbaikan pelayanan dan capaian kinerja yang lebih baik, ujarnya.

Hadir Ketua PWI Kuansing, Desriandi Chandra, Ketua JMSI, Rowandi dan Ketua MOI, Sugianto. Suasana Komprensi Pers akhir tahun capaian kinerja Kejari Kuansing berlangsung hangat dan di tutup dialog dengan pertanyaan tajam seperti disampaikan beberapa wartawan di antaranya Roder Alfaro, Robi Susanto, dan Maadil.

Semua pertanyaan wartawan, di jawab lugas Kajari Kuansing di bantu Kasi Intel, Kasi Datun dan Kasi Pidsus secara bergantian. (SN/HH)

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP