Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Berlangsung di Lintasan Sepatu Roda Jatidiri Semarang.

Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Berlangsung di Lintasan Sepatu Roda Jatidiri Semarang.
Sebanyak 1.375 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Nasional Champ Of The Champ 2026 di Lintasan Sepatu Roda Jatidiri Semarang. (Foto: Sigit)

Semarang-Spektroom: Sebanyak 1.375 atlet dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Champ Of The Champ 2026 di Lintasan Sepatu Roda Jatidiri Semarang.

Ajang yang berlangsung pada 15–17 Mei 2026 ini menjadi arena kompetisi sekaligus pembinaan atlet muda hingga tingkat elite. Kejuaraan nasional tersebut diikuti atlet kategori pemula, standar, hingga speed dari berbagai kelompok usia. Peserta terdiri atas 613 atlet kategori pemula, 302 atlet kategori standar, dan 454 atlet kategori speed.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Champ Of The Champ 2026 di Semarang.

Menurutnya, kejuaraan ini menjadi kebanggaan bagi Jawa Tengah karena mampu menghadirkan ribuan atlet terbaik dari seluruh Indonesia. Ia menilai, ajang tersebut tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan atlet secara berjenjang.

“Pemerintah provinsi juga berharap acara ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah," kata Aria saat membuka kejuaraan di Lintasan Jatidiri Semarang, Jumat, 15 Mei 2026.

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jawa Tengah, Erlangga Ardianza Wibowo mengatakan, ajang tersebut menjadi pertemuan atlet terbaik dari berbagai daerah.

Berbagai kategori lomba dipertandingkan berdasarkan kelompok umur dan tingkat kemampuan, mulai dari usia taman kanak-kanak hingga kelompok bebas.

"Kejuaraan antarpelajar di Indonesia ini digelar di Jawa Tengah sebagai ajang pembinaan dari sekolah-sekolah di daerahnya. Event ini menjadikan tolak ukur kualitas atlet sepatu roda di seluruh Indonesia, serta sarana pemilihan atlet berbakat yang nantinya dapat dibina untuk mewakili negara di ajang tingkat internasional," kata Erlangga.

Sementara itu, Ketua Panitia Champ Of The Champ 2026, Liliany Pitarto menyebut penyelenggaraan tahun ini merupakan yang kedua kalinya digelar. Antusiasme peserta disebut meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya, meski ada peserta luar negeri yang batal hadir karena kendala penerbangan, yakni dari India.

"Semoga ajang ini menjadi sarana penemuan bakat-bakat baru yang potensial, sehingga dapat dibina lebih lanjut untuk mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional. Bersyukur, kejuaraan dapat meningkat setiap digelar," kata Liliany.

Berita terkait

Wamen Bima Arya: Pemda Harus Berani Ambil Peran Percepat Transisi Energi

Wamen Bima Arya: Pemda Harus Berani Ambil Peran Percepat Transisi Energi

Tanjungpinang – Spektroom : Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, menegaskan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mempercepat transisi energi di Indonesia. Daerah dinilai memiliki kewenangan, anggaran, serta kemampuan menyusun program dan target pembangunan sesuai potensi wilayah masing-masing. Penegasan itu disampaikan Bima Arya dalam Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi

Desmawati, Buang Supeno
Kerja Sama Dengan BPJS Diperpanjang, Seluruh Anggota PWI Dicover Asuransi. Anak Dapat Beasiswa Sampai Perguruan Tinggi

Kerja Sama Dengan BPJS Diperpanjang, Seluruh Anggota PWI Dicover Asuransi. Anak Dapat Beasiswa Sampai Perguruan Tinggi

Medan, Spektroom: Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara (PWI Sumut) menjamin asuransi atau jaminan sosial seluruh anggotanya, seiring dilanjutkannya kembali kerja sama PWI Sumut dengan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini terungkap dalam pertemuan Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan di Medan, Selasa (15/9/2026). Turut serta dalam

Hartati Rangkuti
ссс