Kejurnas Karate Piala Ketum FORKI Resmi Di Gelar, 4 Atlit Malut Turun di Hari Pertama

Kejurnas Karate Piala Ketum FORKI Resmi Di Gelar, 4 Atlit Malut Turun di Hari Pertama
Pembukaan Kejurnas Karate Piala Ketum FORKI di GOR Ctra Cikutra Bandung (Foto:Spektroom/Nanang)

Bandung-Spektroom : Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Ketua Umum PB FORKI IV 2026 resmi dimulai dan dibuka Ketua Umum PB FORKI Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto di GOR Ctra Cikutra Bandung, Sabtu (9/5/2026)

Kejurnas tersebut diikuti 1.281 karateka dari 38 Pengprov FORKI dan 20 PB Perguruan anggota FORKI akan berlangsung hinggal tanggal 12 Mei 2026.

Ketua Umum PB FORKI Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto menyampaikan apresiasi kepada pengurus FORKI yang telah mengirimkan atlitnya mengikuti kejurnas.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh kontingen karena ini merupakan kebanggaan bagi para atlit bertanding di kejurnas ini," ujarnya.

Kejurnas ini diharapkan akan mampu melahirkan atlit berprestasi sehingga dapat mengharumkan karate di tingkat internasional dan dalam bertanding diminta tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

Pengurus Provinsi (Pengprov) FORKI Maluku Utara pada Kejurnas ini mengirim 10 atlit yang bertanding pada nomor Kata dan Kumite, pada hari pertama 4 atlit bertanding di Kata 2 atlit dan Kumite 2 atlit.

Untuk kata perorangan putra Muhammad Rizky Wahyudi Junior Putra kalah di babak kedua sedangkan Mulyana Shakila D. Sudji belum berhasil maju ke babak kedua.

Pada Kumite perorangan junior kumite putri -53 kg Elmira Yusma Nofa Nada juga terhenti pada 8 besar dan gagal ke semi final, sedangkan David Richard Manolang kumite perorangan putra junior -55 kg kalah di babak penyisihan dari karateka Kalimantan Barat.

Pelatih tim FORKI Maluku Utara Ali Assegaf didampingi Yusran Sanduan dan Maks Manolang mengatakan, para atlit yang bertanding pada hari pertama sudah sangat baik, hanya butuh pengalaman bertanding di tingkat nasional.

Untuk hari kedua Minggu (10/5/2026) karate M. Zheva Hardiat akan turun bertanding Kadet kumite perorangan putra -47 kg.

Berita terkait

Produksi Padi Madiun Masuk Peringkat Atas, Gubernur Jatim Dorong Alsintan Modern untuk Regenerasi Petani

Produksi Padi Madiun Masuk Peringkat Atas, Gubernur Jatim Dorong Alsintan Modern untuk Regenerasi Petani

Madiun-Spektroom : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya modernisasi pertanian dan keterlibatan petani muda dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Penekanan itu disampaikan Khofifeah pada Gerakan Panen dan Percepatan Tanam di desa Gading kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, Jumat (8/5/2026). Menurut Khofifah, modernisasi pertanian dapat menarik kaum muda untuk

Moch Haryono