Kejurwil Forki Open se-Sumatera Sukses Digelar, Inkado Sumbar Juara Umum
Limapuluh Kota - Spektroom : Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Open se-Sumatera pada 10 - 12 Juli 2026 sukses diselenggarakan di Gedung Serbaguna Politani Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Sebanyak 850 karateka dari 60 kontingen yang berasal dari berbagai provinsi di pulau Sumatera, seperti Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Utara, tercatat ambil bagian bertanding memperebutkan juara dalam gelaran kompetisi karate berskala regional tersebut. Ketua Panitia Pelaksana Kejurwil Forki Open se-Sumatera, Egon Febri mengatakan, Kejurwil Forki yang telah digelar selama tiga hari tersebut, berjalan sukses sesuai dengan yang direncanakan. "Alhamdulillah, ratusan karateka berkompetisi dengan fair play, menjunjung sportifitas dan mengikuti aturan main yang berlaku pada Kejurwil Forki ini," ucapnya usai penutupan Kejurwil Forki Open se-Sumatera 2026 di Kabupaten Limapuluh Kota, pada Minggu (12/7/2026). Dalam gelaran kompetisi bergengsi tersebut, Inkado Sumatera Barat berhasil unggul di posisi puncak dengan membukukan 14 emas, 7 perak, dan 23 perunggu. Pada peringkat dua ditempati kontingen tuan rumah, Forki Kabupaten 50 Kota dengan raihan 11 emas, 22 perak, dan 29 perunggu. Lalu posisi tiga ditempati KKN Squad dengan 10 emas, 7 perak, dan 9 perunggu.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) FORKI Kabupaten Limapuluh Kota, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajoqq mengatakan, event ini sebagai wadah pembinaan untuk melahirkan bibit-bibit atlet karate berprestasi di tingkat regional, sekaligus panggung uji kemampuan atlet.
"Pembinaan bibit atlet didorong melalui berbagai ajang bergengsi, seperti Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Sumbar yang mempertandingkan ratusan atlet dari berbagai kabupaten kota. Selain itu, ada rangkaian kompetisi rutin seperti Kejuaraan Karate Fun Wali Kota Cup serta Kejurwil FORKI se-Sumatera," jelasnya. Sedangkan kejuaraan karate regional menurut Nurkhalis, merupakan sarana krusial untuk melatih mental, mengasah teknik, dan mencari atlet berpotensi. Ajang ini memberikan panggung kompetitif bagi para karateka muda untuk mengukur kemampuan mereka sebelum melangkah ke tingkat nasional dan internasional. Kompetisi berjenjang semacam itu jelasnya, memastikan adanya evaluasi berkala bagi atlet usia dini hingga senior agar siap mencetak prestasi lebih tinggi.