Kelompok Musik Anak Berkebutuhan Khusus YPAC, Siap Hibur Pengunjung Car Free Night Solo Malam Tahun Baru

Kelompok Musik Anak Berkebutuhan Khusus YPAC, Siap Hibur Pengunjung Car Free Night Solo Malam Tahun Baru
Siswa Berkebutuhan Khusus Tergabung YPAC Musik Percussion Siap Tampil Dalam Car Free Night Malam Tahun Baru Di Solo ( Dok : YPAC )

Spektroom - Anak anak berkebutuhan khusus yang tergabung dalam Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Musik Percussion Surakarta akan ikut ambil bagian menunjukkan performance spesialnya dalam gelaran Car Free Night (CFN) di Sepanjang Jalan Slamet Riyadi pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025).

Cukup spesial YPAC Musik Percussion yang beranggotakan siswa disabilitas ini akan membawakan aransemen musik unik sebagai bukti eksistensi dan kreativitas

Kepala Bidang Pengembangan Minat dan Bakat YPAC Surakarta, Sugian Noor menjelaskan, dalam panggung di depan Kantor YPAC Jalan Slamet Riyadi dibagi 3 sesi , dimulai Sesi pertama penampilan lagu anak-anak lawas yang sudah jarang didengar namun dibalut dengan aransemen kekinian, disusul lagu remaja populer, hingga lagu-lagu legendaris dari Koes Plus. Penampilan di malam tahun baru nanti sengaja mengangkat lagu lagu orisinil anak anak, yang diarasemen kembali sehingga terdengar lebih modern

"Kami ingin mengangkat kembali lagu anak-anak yang orisinal, bukan lagu dewasa yang dinyanyikan anak-anak. Kami aransemen ulang agar tetap terdengar modern. Untuk siswa yang remaja, kami berikan lagu-lagu masa kini dan lagu Koes Plus sesuai minat mereka," Jelas Sugian Noor, Senin (29/12/2025).

Ada beberapa keunikan dan ciri khas grup musik anak anak disabilitas YPAC ini dimana penggunaan alat musik dan custom hasil kreasi mandiri. Alat musik selain standar seperti bass dan keyboard, khusus drum berbeda dengan kelompok musik lain, Group YPAC justru menggunakan tong sampah namun mampu menghasilkan suara yang harmonis.

"Tujuan utama kami membentuk grup musik ini adalah menumbuhkan rasa percaya diri. Anak-anak difabel seringkali merasa minder dan takut dirundung. Melalui musik, kami bentuk mental mereka agar kuat dan berani tampil di depan publik," katanya

Sugi mengaku YPAC Musik Percussion selalu siap tampil kapan pun karena telah memiliki jadwal latihan rutin setiap hari Rabu dan Jumat, sehingga momentum malam tahun baru di CFN Solo, diharapkan masyarakat dapat lebih mengakui kemampuan anak-anak disabilitas, termasuk pemerintah dan stakeholder memberikan ruang lebih luas bagi untuk tampil di berbagai ruang publik lainnya di Kota Solo. Meski memiliki keterbatasan Sebanyak 15 siswa dari jenjang SD hingga SMA tergabung Kelompok musik YPAC selalu rutin berlatih dan siap mengibur pengunjung car free night karena secara mental sudah teruji dengan sudah diraihnya Juara Dua dalam Festival Band Pelajar umum di Pasar Jongke, di mana menjadi satu-satunya peserta disabilitas.. (Dan)

Berita terkait