Kemenag Morotai Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jaga Kerukunan Umat Beragama
Morotai-Spektroom : Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor untuk menjaga kerukunan umat beragama dan mengantisipasi potensi persoalan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemetaan dan Deteksi Awal terhadap Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai di Aula Kantor Kesbangpol Kabupaten Pulau Morotai, Senin (3/8/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis sekaligus meningkatkan deteksi dini terhadap potensi persoalan yang dapat memengaruhi kerukunan masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Dalam kesempatan itu, H. Abdurachman Assagaf, yang akrab disapa H. Man, mengatakan Forum PAKEM bukan sekadar wadah koordinasi antarlembaga, tetapi juga menjadi upaya bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
"Melalui sinergi yang baik, kita dapat melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan sekaligus mengedepankan pendekatan pembinaan, edukasi, dan dialog agar kehidupan beragama di Kabupaten Pulau Morotai tetap harmonis," ujarnya.
Menurutnya, Kementerian Agama memiliki peran strategis melalui para penyuluh agama dan seluruh satuan kerja di lapangan untuk terus memperkuat moderasi beragama, memberikan pembinaan kepada masyarakat, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen bangsa.
Selain memperkuat koordinasi, rapat tersebut juga menyamakan persepsi seluruh peserta mengenai langkah-langkah pemetaan dan pengawasan terhadap aliran kepercayaan maupun aliran keagamaan di masyarakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan demikian, setiap potensi persoalan diharapkan dapat ditangani secara tepat, proporsional, serta tetap mengedepankan prinsip persatuan dan kerukunan.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang semakin erat, seluruh pihak berharap kehidupan masyarakat Kabupaten Pulau Morotai tetap aman, damai, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Jika diinginkan, saya juga dapat