Kemenag Sawahlunto dan Puskesmas Sungai Durian Perkuat Sinergi Program Kesehatan di Madrasah dan Pesantren
Sawahlunto-Spektroom : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan Puskesmas Sungai Durian guna meningkatkan layanan kesehatan bagi peserta didik di madrasah dan pondok pesantren. Sinergi ini dibahas dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (6/5/2026), melibatkan Darma Yuhelmi, SST, selaku koordinator lapangan lintas sektor sekaligus pemegang program kesehatan lingkungan (kesling) dan kesehatan kerja dan olahraga (kesjaor).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan program kesehatan antara Kemenag dan Puskesmas, khususnya dalam mendukung kegiatan promotif dan preventif di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan. Fokus utama kerja sama mencakup pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemantauan kesehatan siswa, serta peningkatan kualitas lingkungan belajar yang sehat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung penuh pelaksanaan program kesehatan yang menyasar peserta didik. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik dan mental.
“Sinergi ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Kami siap mendukung program Puskesmas, terutama dalam pembinaan kesehatan siswa di madrasah, agar generasi kita tumbuh sehat dan berkualitas,” ujar Zulkifli.
Ia menambahkan, keberlanjutan kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesadaran hidup sehat di kalangan siswa, guru, serta pengelola lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag.
Sementara itu, keterlibatan Puskesmas Sungai Durian melalui program kesling dan kesjaor dinilai strategis dalam memastikan implementasi program kesehatan berjalan efektif dan tepat sasaran. Kolaborasi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Dengan adanya sinergi ini, Kemenag Sawahlunto dan Puskesmas Sungai Durian optimistis dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda yang produktif serta berdaya saing. (Ris1)