Pastikan Penguatan Sarpras KUA dan Madrasah di Wilayah Kepulauan, Kakanwil Kemenag Kunjungi Morotai
Morotai-Spektroom : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Amar Manaf melakukan peninjauan kondisi Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah penerima bantuan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) serta proyek yang didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di sejumlah satuan kerja di bawah lingkup kerja Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, Selasa (5/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut Kakanwil Kementerian Agama Maluku Utara didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Pendidikan Islam serta Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam.
Peninjauan ini menyasar KUA dan madrasah di wilayah kepulauan yang telah menerima bantuan pembangunan SBSN dari Kementerian Agama dan PHTC Kemenag yang berkolaborasi dengan Kementerian PU RI. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Maluku Utara dalam memastikan bahwa fasilitas layanan keagamaan, baik di madrasah maupun KUA, semakin layak, representatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Kakanwil Kemenag Malut H. Amar Manaf, menegaskan bahwa peningkatan sarana dan prasarana ini sejalan dengan arah kebijakan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan layanan keagamaan dan pendidikan yang inklusif, berkualitas, serta berorientasi pada kemaslahatan umat. “Kementerian Agama terus berupaya menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi fisik bangunan, tetapi juga kualitas layanan yang diberikan,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai H. Abdurachman Assagaf menyampaikan bahwa terdapat 16 titik madrasah di wilayah Kabupaten Pulau Morotai yang memperoleh bantuan PHTC, 15 madrasah swasta dan 1 negeri.
Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan dan keagamaan secara merata, termasuk di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Selain meninjau langsung kondisi madrasah, Kakanwil juga menyempatkan diri berdialog dengan para guru. Dalam arahannya, ia mengapresiasi kondisi fasilitas gedung yang dinilai sudah baik dan memadai. Namun demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya peserta didik.
“Fasilitas gedung sudah baik, sudah bagus. Tinggal bagaimana Bapak/Ibu guru menjaga, merawat, dan yang paling penting meningkatkan kualitas intelektual siswa. Perkuat literasi mereka, baik literasi keagamaan, bahasa, maupun kemampuan baca tulis Al-Qur’an,” pesannya.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Agama dalam memastikan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan keagamaan hingga ke wilayah terluar. Dengan dukungan fasilitas yang semakin representatif dan komitmen peningkatan mutu pendidikan, diharapkan madrasah dan KUA dapat menjadi pusat layanan yang tidak hanya administratif, tetapi juga edukatif dan transformatif bagi masyarakat.