Kemenag Tidore Kerja Bakti Serentak Sambut Ramadhan 1447 Hijriah

Kemenag Tidore Kerja Bakti Serentak Sambut Ramadhan 1447 Hijriah
Kerja bakti serentak di seluruh Kemenag Kota Tidore Kepulauan sambut bulan Suci Ramadhan (Foto:Kemenag Tikep)

Spektroom - Menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan (Tikep) melaksanakan kerja bakti serentak pada, Jumat (13/2/2026). Gerakan bersih-bersih lingkungan ini dilaksanakan secara masif melibatkan seluruh komponen, mulai dari Kantor Kementerian Agama, Kantor Urusan Agama (KUA) hingga Madrasah di seluruh wilayah Kota Tidore Kepulauan.

Aksi yang dilakukan ini bukan sekedar rutinitas menyambut Bulan Suci Ramadhan,  melainkan manifestasi nyata dari Asta Protas atau delapan program prioritas Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, khususnya pada pilar penguatan Ekoteologi, manifestasi imam melalui pelestarian lingkungan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Lumanuddin Abdurahman pada kegiatan tersebut mengatakan, kerja bakti yang dilaksanakan merupakan implementasi dari konsep ekoteologi. Sebuah pendekatan teologis yang menempatkan menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan.

"Dalam prespektif Ekoteologi, menjaga kebersihan dan keseimbangan alam adalah amanah Ilahi. Menjelang Ramadhan kita tidak hanya mensucikan hati,  tetapi juga memastikan rumah ibadah, kantor pelayanan dan lingkungan sekolah kita asri serta nyaman untuk umat," ujar H. Lukman.

Aksi Gerakan Bersih-bersih lingkungan pada berbagai lini dimulai sejak pukul 07.30 wit pada sejumlah lokasi strategis, yaitu Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, seluruh ASN melakukan pembersihan area Kantor dan penghijauan terbatas. Para Kepala KUA bersama staf dan penyuluh agama melakukan aksi bersih di area pelayanan publik, memastikan kesiapan sarana prasarana menyambut lonjakan pendaftaran nikah dan bimbingan ibadah Ramadhan.

Sementara Madrasah RA, MI, MTs dan MA, para guru dan siswa secara bersama menata taman sekolah dan membersihkan ruang kelas, selaras dengan program Green Campus yang didorong oleh Itjen Kemenag.

Aksi serentak ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Sejalan dengan komitmen Walikota Muhammad Sinen dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, gerakan ini dipandang sebagai kontribusi nyata Kemenag dalam menciptakan wajah Kota yang religius sekaligus bersih.

Melalui gerakan Ekoteologi, Kemenag Kota Tidore Kepulauan berharap dapat memberikan layanan keagamaan berdampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, menjadikan isi lingkungan sebagai fokus utama ibadah sosial demi keberlanjutan alam di bumi Al-Mulk.

Berita terkait