Kemendukbangga/BKKBN dan Dinkes Malut Bedah Capaian Penurunan Stunting di RRI Ternate

Kemendukbangga/BKKBN dan Dinkes Malut Bedah Capaian Penurunan Stunting di RRI Ternate
Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara Ansar Djainahu saat menjadi Nara sumber pada dialog di RRI Ternate (Foto:BKKBN Malut)

Ternate-Spektroom : Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif di Studio RRI Ternate, Senin pagi (25/5/2026). Dalam dialog tersebut, Ansar membahas capaian penurunan stunting di Maluku Utara bersama perwakilan dari Dinas Kesehatan Maluku Utara.

Mengawali pembicaraan, Ansar menjelaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting berawal dari diterbitkannya Perpres Nomor 72 Tahun 2021 yang menargetkan angka stunting nasional berada di angka 14 persen.

Menurutnya, pada tahun 2021 angka stunting di Maluku Utara berada di kisaran 27 persen. Namun dalam kurun waktu empat tahun terakhir, angka tersebut berhasil turun menjadi 23 persen.
“Ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor melalui penanganan spesifik dan sensitif yang dibagi kepada kementerian dan lembaga terkait,” ujar Ansar.

Perwakilan Dinas Kesehatan Maluku Utara, Aspar, menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak usia 0–59 bulan atau balita, di mana tinggi badan menurut umur tidak sesuai dengan anak seusianya. Kondisi tersebut disebabkan oleh infeksi berulang serta kurangnya asupan gizi sejak masa kehamilan.

Ansar Djainahu menambahkan, dalam empat tahun terakhir Maluku Utara mengalami penurunan angka stunting berkat kerja kolaboratif berbagai pihak.

“Kami memiliki Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari PLKB, kader kesehatan, dan ibu-ibu PKK. Tugas mereka melakukan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting, mulai dari pasangan usia subur hingga ibu hamil,” jelasnya.

Ansar juga menegaskan bahwa intervensi yang dilakukan BKKBN hanya mencakup sekitar 30 persen penanganan stunting. Sementara 70 persen lainnya berada pada sektor lain seperti penyediaan rumah layak huni, akses air bersih, dan sanitasi.

Selain itu, setelah bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, pihaknya kini memiliki sejumlah program prioritas, di antaranya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), SuperApps Keluarga, Lansia Berdaya, dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia.

Program Genting, lanjut Ansar, merupakan wadah non-APBN yang digunakan untuk membantu intervensi stunting melalui keterlibatan berbagai pihak, baik dalam bentuk bantuan nutrisi, renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan jamban, maupun penyediaan akses air bersih.

Dialog interaktif tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama para pendengar Radio RRI yang mengikuti siaran secara langsung.

Berita terkait

Wali Kota Ambon: Pastori Harus Jadi Benteng Lawan Krisis Sosial

Wali Kota Ambon: Pastori Harus Jadi Benteng Lawan Krisis Sosial

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota Ambon kembali menegaskan dukungannya terhadap pembangunan sarana pelayanan gereja dengan menghadiri peletakan batu penjuru pembangunan Pastori 1 Jemaat GPM Nazareth, Senin (25/05/2026), bertepatan dengan momentum Hari Pentakosta. Wali Kota Ambon dalam sambutannya mengajak seluruh jemaat mensyukuri pencurahan Roh Kudus yang menjadi landasan spiritual dalam memulai

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Warga LDII Malut dan Kita Ternate Pusatkan Sholat Idul Adha di Madiid Miftahul Huda Gamayou Ternate

Warga LDII Malut dan Kita Ternate Pusatkan Sholat Idul Adha di Madiid Miftahul Huda Gamayou Ternate

Ternate-Spektroom : Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Maluku Utara dan Kota Ternate serta keluarga besar LDII, akan melaksanakan Sholat Idul Adha 10 Zulhijah 1447 H / 2026 Miladiyah dipusatkan di Masjid Miftahul Huda Lingkungan Gamayou Kelurahan Makassar Barat Ternate. Pada pelaksanaan Sholat Idul Adha nanti akan bertindak sebagai Imam adalah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
STMIK Widya Utama Jalankan Program Digital Legal Empowerment di Malaysia

STMIK Widya Utama Jalankan Program Digital Legal Empowerment di Malaysia

Purwokerto-Spektroom: Mahasiswa STMIK Widya Utama menjalankan program pengabdian masyarakat lintas negara melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang digelar oleh LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah. Program bertajuk “Mangunsari Goes Abroad 2026” tersebut melibatkan berbagai perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah dalam kegiatan pengabdian di tingkat internasional. Dalam program tersebut, STMIK

Bian Pamungkas