Kemendukbangga/BKKBN RI Gelar Strategic Meeting Anti Korupsi : Libatkan Keluarga Pejabat, Tekankan Integritas dari Rumah
Sofifi-Spektroom : Dalam rangka memperkuat budaya integritas dan pencegahan korupsi, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) RI menyelenggarakan Strategic Meeting Pembelajaran Anti Korupsi dan Keluarga Berintegritas bagi Pejabat Tinggi Madya (PTM) dan Pejabat Tinggi Pratama (PTP) Tahun 2026, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom ini diikuti oleh seluruh Pejabat Tinggi Madya (PTM) dan Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN RI bersama satu orang anggota keluarga, baik suami, istri, maupun anak serta para eselon II Perwakilan BKKBN Provinsi di seluruh Indonesia.
Pelibatan keluarga menjadi poin penting untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga dalam kehidupan rumah tangga sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan integritas.
Melalui forum ini, Kemendukbangga/ BKKBN RI mendorong terciptanya komitmen bersama dalam membangun budaya anti gratifikasi, meningkatkan kesadaran akan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih, serta memperkuat peran keluarga sebagai benteng integritas pertama dan utama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke - 33 Tahun 2026. Acara dibuka oleh Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Menteri Kemendukbangga /BKKBN, Ratu Isyana Bagoes Oka.
Wamen Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN RI Ratu Isyana Bagoes Oka menegaskan pentingnya integritas sebagai fondasi pelayanan publik.
"Integritas merupakan pondasi dari tata kelola pemerintahan kita yang baik. Integritas menentukan kualitas pelayanan publik, efektivitas program pembangunan, ketepatan sasaran, serta kepercayaan masyarakat," ujar Isyana.
Strategic Meeting ini dirancang tidak hanya sebagai ruang pembelajaran bagi pejabat, tetapi juga mengajak keluarga untuk memahami risiko korupsi, gratifikasi, dan benturan kepentingan. Dengan begitu, keluarga dapat menjadi pengingat dan penguat nilai kejujuran dalam keseharian.
Sementara di Provinsi Maluku Utara, Kegiatan tersebut diikuti secara daring oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara Ansar Djainahu, S.Sos.
Dalam kesempatan tersebut Ansar mengajak seluruh jajaran di BKKBN Provinsi Maluku Utara untuk terus menumbuhkan budaya integritas, mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan kerja, demi mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berdaya guna bagi masyarakat Maluku Utara.